Harga emas dunia masih tempati harga tertinggi selama 2 minggu terakhir, meskipun tidak banyak bergerak, tapi naik tipis yang terjadi pada harga emas dunia hari ini seolah memberikan isyarat perlahan tapi pasti. Emas fisik di bursa komoditi JFX yang juga ditransaksikan dengan menggunakan harga pasar dunia berhasil bertahan di angka tertinggi selama 2 minggu terakhir. Pada kamis ini saja (28/8/2025) harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik 0,03%, kenaikan ini membawa harganya menduduki posisi US$ 3.389.74 per troy ounce atau Rp. 1.811.910 per gram.
Penguatan harga yang terjadi pada emas fisik di bursa komoditi JFX ini tidak terlepas dari peningkatan terhadap aset safe haven setelah disampaikannya pidato ketua Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Jerome Powell di Simposium Ekonomi AS. Dalam pidatonya Powell mengakui bahwa data ekonomi AS belum cukup baik, hal ini membuat terbukanya peluang pemangkasan suku bunga yang akan terjadi pada September mendatang. Tidak hanya itu, pernyataan presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait dirinya yang melakukan pemecatan terhadap gubernur The Fed Lisa Cook atas dugaan penyimpangan dalam perolehan pinjaman hipotek, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary pada program market update live streaming MetalNews Digital (27/8/2025) mengatakan bahwa hal ini memang benar belum pernah terjadi, namun bagaimanapun presiden memiliki kekuatan untuk bisa melakukan pemecatan terhadap pemangku kebijakan The Fed. “Salah satu alasan dibalik pemecatan itu kan ada Fraud yang terjadi, dan itu menurut saya sih sudah tidak benar ya, jadi tindakan pemecatan itu memang sudah seharusnya dilakukan.”
Menanggapi pergerakan harga yang terjadi pada perdagangan hari ini, Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary menyampaikan bahwa pasar bergerak dua arah dengan arus yang dipengaruhi oleh berita utama pada 28 Agustus 2025. Hari ini harga emas tetap tinggi tetapi mengalami koreksi dari puncak jangka pendeknya seiring dengan penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil riil. Sedangkan adanya tekanan politik terhadap Fed (peliputan tindakan seputar gubernur Fed) ditambah dengan penetapan harga pemotongan suku bunga yang terus berlanjut membuat pasar terbelah – hal ini baik mendukung maupun membatasi pergerakan emas tergantung pada pergerakan imbal hasil riil. “Kenaikan jangka pendek pada obligasi Treasury riil dan penguatan dolar AS telah menjadi hambatan mekanis utama bagi kenaikan harga emas.” Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary.
Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 28 Agustus 2025 :
- 0,01 gr : Rp. 18.119
- 0,05 gr : Rp. 90.596
- 0,1 gr : Rp. 181.191
- 0,5 gr : Rp. 905.955
- 1 gr : Rp. 1.811.910
- 5 gr : Rp. 9.059.551
- 10 gr : Rp. 18.119.101
- 50 gr : Rp. 90.595.505
Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS.
Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.