Berita Emas

Fisik Emas JFXGOLD X Naik Rp. 43.147/gram

MetalNews – Pagi ini (21/6/2024) fisik emas JFXGOLD X alami kenaikan sebesar 2,42% per troy ounce. Jika dilihat berdasarkan data yang diambil melalui platform JFXGOLD X, fisik emas yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia ini telah naik tipis selama 7 hari terakhir. Meskipun kenaikan nya terbatas, tetapi pergerakan fisik emas JFXGOLD X ini dapat memberikan angin segar kepada para pemilik fisik emas karena pada beberapa pekan ke belakang harga nya kurang bersahabat. Melansir dari investing.com ada tiga faktor yang mempengaruhi naiknya harga fisik emas dunia yaitu, hasil rilis data ekonomi AS, pernyataan para pejabat the fed dan risiko geopolitik yang kembali meningkat. Data ekonomi AS mengalami pelemahan dari yang diharapkan, hal ini meningkatkan ekspektasi para pemilik fisik emas bahwa Federal Reserve (Fed) akan melonggarkan kebijakan setidaknya dua kali pada tahun 2024. Pernyataan para pejabat the fed juga berpengaruh terhadap pergerakan fisik emas dunia. Para pejabat the fed terus menyerukan bahwa the fed tidak akan segera menurunkan suku bunga karena untuk hal ini perlu benar-benar yakin akan jalur inflasi. Mengutip dari CNBC Indonesia Presiden fed New York John Williams mengatakan “Saya memperkirakan suku bunga akan turun secara bertahap selama beberapa tahun ke depan, mencerminkan fakta bahwa inflasi kembali ke target kami sebesar 2% dan perekonomian bergerak dalam jalur berkelanjutan yang sangat kuat,” kata Presiden Fed New York John Williams dalam sebuah pernyataan dalam wawancara di saluran televisi Fox Business. Adanya peningkatan risiko geopolitik membantu tren naik fisik emas. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah karena Israel memberikan ancaman akan melancarkan serangan terhadap Hezbollah di Lebanon. Hal ini bersama dengan pakta yang baru-baru ini ditandatangani antara Rusia dan Korea Utara, dapat meningkatkan daya tarik emas, yang diperkirakan mendekati level resistensi penting. Melansir dari bloombergtechnoz.com fisik emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Pemilik fisik emas akan lebih diuntungkan ketika suku bunga bergerak turun. Seperti yang disampaikan oleh Ricardo Evangelista bahwa ekspektasi terhadap arah suku bunga masih menjadi faktor utama pergerakan harga emas dunia. “Ekspektasi terhadap arah suku bunga masih menjadi faktor utama penggerak harga emas. Pergerakan yang masih terbatas menunjukkan pasar menunggu berbagai data selanjutnya,” kata Ricardo Evangelista, Analis Senior di ActivTrade, seperti disebutkan Bloomberg News. Tiga faktor yang mempengaruhi naiknya fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia ini berhasil membawa fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.373.56 per troy ounce atau Rp. 1.257.517 per gram pada hari ini Jum’at (21/6/2024). Harga tersebut berhasil mengalami kenaikan sebanyak 2,42% per troy ounce atau Rp. 43.147 per gram. Meskipun kenaikannya tidak terbilang besar, tetapi usaha fisik emas JFXGOLD X untuk tetap konsisten bertahan dan mengalami kenaikan meskipun terbatas bisa memberikan sedikit ketenangan kepada para pemilik fisik emas JFXGOLD X.

Fisik Emas JFXGOLD X Naik Rp. 43.147/gram Read More »

The Fed Percaya Diri, Pergerakan Fisik Emas JFXGOLD X Jadi Tenang

Setelah menanti kabar dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve ( The Fed ), saat ini pemilik fisik emas JFXGOLD X bisa sedikit merasa tenang karena harga fisik emas nya mengalami kenaikan dalam waktu satu minggu ini. Dalam kesempatannya melalui konferensi pers usai rapat FOMC The Fed mengumumkan kebijakannya untuk kembali menahan suku bunga acuan di level 5,25%-5,50% untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Melalui pernyataan ini the fed memberikan isyarat hanya akan menurunkan suku bunga sekali pada tahun ini dengan besaran 25 bps. Mengutip dari CNBC Indonesia, Chairman The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa melalui laporan inflasi yang melandai dianggap sebagai kemajuan dan bisa membangun rasa percaya diri. “Kami melihat laporan hari ini (inflasi yang melandai) sebagai kemajuan dan bisa membangun rasa percaya diri. Namun, kepercayaan diri kami belum sampai pada tahap membenarkan keputusan untuk mulai melonggarkan kebijakan pada saat ini,” tutur Chairman The Fed Jerome Powell pada saat konferensi pers usai rapat FOMC, dikutip dari CNBC International. Melansir dari FOMC Press Conference pada 14 Juni 2024 waktu AS Jerome Powell dalam kesempatan nya mengatakan bahwa the fed memiliki komitmen kuat untuk menurunkan inflasi kembali ke target 2 persen. Stabilitas harga adalah tanggung jawab Federal Reserve, karena tanpa adanya stabilitas harga, ekonomi tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu the fed berkomitmen untuk mencapai periode berkelanjutan sehingga kondisi pasar dan tenaga kerja yang kuat dapat menguntungkan semua pihak. Pengumuman terkait kebijakan penahanan suku bunga acuan di level 5,25-5,50% mempengaruhi beberapa sektor perekonomian dunia khususnya pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Seperti yang dilansir dalam bloombergtechoz.com penguatan dolar AS datang akibat respon pasar terhadap hasil rapat Bank Sentral Federal Reserve (The Fed). Melalui rapat tersebut adanya pembaruan terhadap proyeksi arah Federal Funds Rate yang tercermin dalam dot plot yang memperlihatkan para anggota Komite Pengambil Kebijakan The Fed ( Federal Open Market Committee/ FOMC ) sedikit lebih hawkish. Harga fisik emas JFXGOLD X sempat mengalami penurunan pada saat sebelum pengumuman FOMC dilakukan, namun jika dibandingkan dengan hari ini dimana sudah berjalan hampir satu minggu sejak diumumkannya hasil rapat, harga fisik emas JFXGOLD X sudah bergerak lebih baik dengan menempati posisi US$. 2.344,94 per troy ounce atau Rp. 1.236,659 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada minggu lalu, fisik emas JFXGOLD X berhasil mengalami kenaikan sebesar 0,68% per troy ounce atau sebanyak Rp. 15.858 per gram. Pergerakan harga fisik emas dunia yang masih belum stabil memang membuat sebagian pemilik fisik emas mengalami kecemasan, namun jika dilihat pada trading chart JFXGOLD X dapat disadari bahwa pergerakannya masih dalam batas wajar. Hal ini dapat dibuktikan dengan posisi fisik emas JFXGOLD X yang masih berhasil untuk terus bertahan pada posisi kisaran US$. 2.300 per troy ounce.

The Fed Percaya Diri, Pergerakan Fisik Emas JFXGOLD X Jadi Tenang Read More »

Bertahan di Zona Bearish, Begini kabar fisik emas JFXGOLD X hari ini

MetalNews-Pergerakan harga emas dunia terus menyita perhatian publik. Setelah kemarin mengalami penurunan pada pembukaan perdagangannya hari ini Rabu (12/6/2024) fisik emas JFXGOLD X mengalami kenaikan sebanyak 0,49% per troy ounce atau sebanyak Rp. 6.431 per gram dengan berada di posisi US$. 2.328,98 per troy ounce atau Rp. 6.431 per gram. Rebound nya harga emas dunia setelah pelemahan pada pekan lalu masih membuat emas terbayangi persepsi tren suku bunga tinggi yang masih berlanjut, hal ini lah yang menjadikan fisik emas JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia masih bertahan di zona Bearish. Tinggi nya posisi dolar membuat nilai fisik emas semakin sulit untuk dijangkau, terlebih bagi pembeli yang bertransaksi dengan mata uang lain terutama dari emerging market termasuk Indonesia. Naik nya dolar sejalan dengan pelaku pasar yang sedang menanti data inflasi AS dan keputusan bank sentral atau The Federal Reserve (The Fed) terkait kebijakan moneternya. Melansir dari bloombergtechnoz.com pada rapat kali ini The Fed tidak hanya menentukan suku bunga acuan, tetapi komite pengambil kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) juga akan merilis proyeksi ekonomi terbaru, baik itu inflasi, pertumbuhan ekonomi, angka peraturan, hingga arah suku bunga acuan yang dicerminkan dengan dot plot. “Kalau dot plot terbaru menjadi sangat tidak dovish, maka anda akan melihat aksi jual massal (Sell-off) terhadap emas” tegas Kelvin Wong, Analisis Senior OANDA, dikutip dari Bloomberg News. Melalui rapat FOMC akan dihasilkan keputusan berupa fed rate naik, turun atau tetap. Misalnya pada rapat FOMC sebelumnya, suku bunga acuan level yang disepakati oleh para pemangku kebijakan adalah 5,25-5,50% dimana level ini merupakan fed tetap sejak bulan Juli 2023. Hasil keputusan FOMC atau fed rate sangat berpengaruh terhadap perekonomian dunia, termasuk untuk pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X. Oleh karena itu, saat ini para pelaku pasar sedang harap-harap cemas dalam menantikan hasil dari risalah rapat pembahasan kebijakan ekonomi yang keputusannya akan diumumkan besok Kamis (13/6/2024) dini hari 01.00 waktu Indonesia. Selain The Fed tekanan bagi harga emas kemungkinan akan datang dari bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC) yang akan menahan suku bunga tinggi lebih lama. Seperti yang diketahui PBoC tidak lagi membeli emas pada bulan Mei lalu. Namun seperti dikutip dari Data World Gold Council dalam CNBC Indonesia, dikatakan bahwa bank sentral China telah menjadi salah satu bank sentral yang paling agresif dengan terus membeli emas sejak November 2022 atau selama 18 bulan beruntun dengan total pembelian mencapai 316 ton, cadangan emas China kini berada di angka 2.264,3 ton. Aksi PBoC dalam membeli emas ini adalah penopang kenaikan harga emas yang berhasil membawa emas berkali-kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa pada tahun ini. Dengan berhentinya PBoC membeli emas membuat pasar memberikan reaksi negatif, sehingga emas mendapat pukulan ganda.

Bertahan di Zona Bearish, Begini kabar fisik emas JFXGOLD X hari ini Read More »

Bukan Cuma Manusia, Emas Juga Bisa Sakit Perut

Ambruknya harga emas dunia dalam lima hari terakhir, berdampak pada pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X yang pada hari ini mengalami penurunan hingga berada di posisi US$. 2.311,76 per troy ounce atau Rp. 1.209.942 per gram. Melansir dari CNBC Indonesia, ambruknya harga emas dunia sejalan dengan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang lebih kencang dari proyeksi serta Bank Sentral China yang tidak membeli emas. Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menjadi sentimen negatif bagi emas, hal ini dapat terjadi karena emas adalah aset yang harganya dibanderol dalam dolar AS. Oleh karena itu penguatan atau pelemahan nilai tukar dolar AS sangat berpengaruh pada pergerakan harga emas dunia, dalam hal ini juga adalah fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Pada bulan lalu Bank Sentral China tidak membeli emas, hal tersebut mengakhiri aksi beli besar-besaran yang membantu mendorong emas ke rekor tertinggi di bulan Mei. Mengutip dari bloombergtechnoz.com besarnya nafsu China terhadap emas batangan telah memberikan dampak kepada emas yang menjadi rentan terhadap setiap potensi perubahan permintaan. Sebelum berhenti membeli emas, Bank Sentral China telah melakukan pembelian emas sejak November 2022, mengutip dari Data World Gold Council dalam CNBC Indonesia, dikatakan bahwa Bank Sentral China telah menjadi salah satu Bank Sentral yang paling agresif dengan terus membeli emas sejak November 2022 atau selama 18 bulan beruntun dengan total pembelian mencapai 316 ton, dan saat ini cadangan emas China berada di angka 2.264,3 ton. “China diperkirakan masih akan terus membeli emas tetapi kebijakan mereka tidak membeli emas di bulan Mei menunjukkan bahwa mereka juga manusia. Kenaikan harga emas membuat mereka membayar mahal saat membeli” ujar Ole Hansen, kepada departemen komoditas Saxo Bank. Dikutip dari Reuters dalam CNBC Indonesia, Tai Wong analis pasar fisik komoditi mengatakan, kondisi emas dunia saat ini seperti sedang mengalami sakit perut karena mengalami dua kali putaran sekaligus dari data tenaga kerja AS dan konsumsi China untuk menahan diri membeli emas.

Bukan Cuma Manusia, Emas Juga Bisa Sakit Perut Read More »

Awali Perdagangan Bulan Juni Bagaimana Kabar Fisik Emas JFXGOLD X?

Senin 3 Juni 2024 awali perdagangan pada bulan Juni, harga fisik emas JFXGOLD X mengalami penurunan sebanyak 0,18% per troy ounce jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan pada perdagangan di akhir bulan Mei. Harga fisik emas JFXGOLD X pada hari ini menduduki posisi US$ 2.341,23 per troy ounce atau Rp. 1. 233.232 per gram. Melansir dari bloombergtechnoz.com adanya tren penguatan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menjadi sentimen negatif bagi emas. Hal ini dikarenakan emas adalah instrumen investasi yang dibandrol dalam dolar AS. Prospek suku bunga yang masih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama dapat menjadi pertanda buruk bagi fisik emas, hal ini dikarenakan suku bunga mendorong naiknya biaya peluang untuk berinvestasi di logam mulia kuning ini. Federal Funds Rate saat ini masih berada di 5,25-5,5% dimana posisi ini masih menjadi yang tertinggi dalam 22 tahun terakhir. “Saya rasa investor menyadari bahwa suku bunga tinggi yang ada saat ini masih akan berlanjut” ujar Tim Waterer, Chief Market Analyst di KCM Trade, seperti diberitakan pada Bloomberg News. Posisi Federal Fun Rate yang saat ini masih menempati posisi tertingginya selama 22 tahun dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat menjadi salah satu faktor pergerakan harga fisik emas, seperti halnya fisik emas JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia. Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X dinantikan oleh peserta JFXGOLD X Gold Championship 2024. Adanya kejuaraan transaksi fisik emas ini memberikan pengalaman baru kepada masyararakat yang gemar menabung fisik emas. Selain menjalankan kebiasaan menabung, melalui Gold Championship 2024 ini masyarakat juga berlomba-lomba memperebutkan hadiah uang tunai ratusan juta rupiah, mobil listrik, trip Korea atau Jepang dan perjalanan Umroh ke Tanah Suci. Berikut pemenang JFXGOLD X Gold Championship periode Mei 2024 : Volume Transaksi (Buy ) Tertinggi Transaksi Teraktif ( Buy & Sell ) Profit Akumulatif Tertinggi Kejuaraan transaksi fisik emas JFXGOLD X Gold Championship 2024 belum selesai sampai disini, kejuaraan ini masih terus berlanjut sampai dengan bulan Desember 2024. Masih banyak kesempatan untuk mendapatkan hadiah uang tunai ratusan juta rupiah, mobil listrik, trip Korea atau Jepang dan Umroh ke Tanah Suci.

Awali Perdagangan Bulan Juni Bagaimana Kabar Fisik Emas JFXGOLD X? Read More »

Scroll to Top