Berita Nunomics

Harga Emas Turun Rp. 18.000/gram, Waktunya Borong?

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah menguat dan bertahan di zona hijau selama 3 hari berturut-turut, hari ini harga emas dunia alami pelemahan. Jumat (23/5/2025) harga emas dunia mengalami pelemahan, hal ini terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia. Pada perdagangannya pagi ini, harga emas fisik JFXGOLD X melemah Rp. 18.000 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangannya kemarin, harga emas fisik JFXGOLD X sudah melemah sebanyak 0,65% per troy ounce. Penguatan harga emas dunia selama 3 hari kemarin berhasil membawanya ke posisi tertinggi selama 2 minggu terakhir. Jika dilihat secara teknikal daily time frame, emas berada di zona bullish. Hal ini terlihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 53,95. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun saat ini RSI emas belum jauh dari 50, sehingga bisa dikatakan masih cenderung netral. Dilansir dari CNBC Indonesia, seolah meminta untuk rehat terlebih dahulu, pelemahan harga emas yang terjadi pada perdagangannya pagi ini terjadi usai penguatan dolar Amerika Serikat dan investor membukukan keuntungan alias taking profit setelah harga menyentuh level tertinggi dua minggu di awal sesi. “Kami melihat beberapa tekanan aksi ambil untung dari kenaikan baru-baru ini dan indeks dolar AS yang lebih kuat merupakan faktor bearish emas lainnya,” ujar Jim Wycoff, analis senior di Kitco Metals dalam CNBC Indonesia. “Bayangan pasar obligasi global yang goyah akan menjadi faktor dasar yang menguntungkan bagi pasar emas yang akan membatasi penurunan,” tambah Wycoff. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 23 Mei 2025 (08.05 WIB) : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

Harga Emas Turun Rp. 18.000/gram, Waktunya Borong? Read More »

Dalam Sehari Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 35.000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Dampak Keputusan Moody’s Investors Service berhasil menopang harga emas dunia sampai dengan hari ini. Moody’s Investors Service mengeluarkan keputusan untuk memangkas peringkat kredit pemerintah Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA1. Penurunan peringkat AS memicu aliran safe haven ke emas, hal ini menopang harga meskipun ada sentimen risiko yang beragam. Pada minggu ini harga emas dunia kembali menguat, hal tersebut terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Misalnya saja pada perdagangannya hari Senin (19/5/2025) harga emas dunia dalam hal ini adalah harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat dan menempati posisi US$ 3.228.3 per troy ounce atau Rp. 1.740.952 per gram. Tidak berhenti disitu, dampak dari perubahan peringkat kredit pemerintah Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA1 masih terasa sampai dengan hari ini. Rabu 21 Mei 2025 harga emas fisik JFXGOLD X kembali lanjutkan penguatannya, hal ini membawa harganya menguat sebanyak 2,23% per troy ounce atau Rp. 35.000 per gram, sehingga pada perdagangan hari ini emas fisik JFXGOLD X berhasil menempati posisi US$ 3.297.36 per troy ounce atau Rp. 1.767.027 per gram. Penguatan harga emas yang sedang terjadi saat ini, membawa harga nya menempati zona hijau, dimana harga emas dunia sedang berada di posisi tertinggi dalam 2 minggu terakhir. Dilansir dari Bloomberg Technoz, secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas berada di zona bullish. Hal ini terlihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 53,95. Dimana RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun saat ini RSI emas belum jauh dari 50, sehingga bisa dikatakan masih cenderung netral. “Masih ada tingkat ketidakpastian di pasar. Yang paling menonjol, penurunan peringkat Moody’s, melemahnya dolar telah mendukung kompleks logam mulia secara keseluruhan,” ujar David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, kepada Reuters dilansir dari CNBC Indonesia. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 21 Mei 2025 : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

Dalam Sehari Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 35.000/gram Read More »

Tidak Menutup Peluang Lahirnya Rekor Baru, Harga Emas Dunia Menguat 1,49%/Toz

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami pelemahan selama beberapa hari pada perdagangannya kemarin, hari ini harga emas dunia kembali menguat. Penguatan ini terjadi tidak terkecuali pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya dapat mengakses langsung pasar dunia, sehingga harganya bergerak real time dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Pada perdagangannya hari ini Rabu, 14 Mei 2025 harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat sebanyak 1,49% per troy ounce. Penguatan ini membawa harganya menempati posisi US$ 3.282.02 per troy ounce atau Rp. 1.753.709 per gram. Dilansir dari Bloomberg Technoz Penguatan yang terjadi ini diprediksi akibat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China yang mereda, dimana pada ketegangan sebelumnya hal ini memicu aksi jual tajam di pasar. Disisi lain, dengan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan China dimana kedua negara ini bersama-sama memutuskan untuk menunda tarif selama 90 hari, memotong pungutan AS atas barang-barang China menjadi 30% dari 145% dan bea masuk China menjadi 10% dari 125%. Hal ini mengurangi aliran safe-haven ke emas. Namun dengan terjadinya hal ini, bukan berarti emas akan habis dan menutup peluang pemecahan rekor baru. “Negara-negara emerging market kemungkinan akan tetap menjadi pembeli emas terbesar di tengah kekhawatiran yang masih berlanjut perihal prospek ekonomi global, inflasi, dampak tarif dan ketergantungan terhadap dolar AS,” kata Grant Sporre, Global Head of Metals & Mining Bloomberg Intelligence bersama Analyst Emmanuel Munjeri, dalam kajian yang dipublikasikan oleh Bloomberg hari ini. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 14 Mei 2025 (10.30 WIB) : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

Tidak Menutup Peluang Lahirnya Rekor Baru, Harga Emas Dunia Menguat 1,49%/Toz Read More »

Turun lagi, Cek Harga Emas Hari Ini

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas fisik JFXGOLD X kembali turun pada perdagangannya hari ini, Rabu (30/4/2025). Penurunan harga yang terjadi pada harga emas dunia ini diimbangi dengan meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Hal ini membuat berkurangnya daya tarik emas sebagai aset safe haven. Dilihat dari pergerakannya pada perdagangan hari ini, emas fisik JFXGOLD X turun sebanyak 0,27% dibandingkan harga pada perdagangannya kemarin. Menanggapi naik turunnya harga emas, penting rasanya kita mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual emas. Ada 3 waktu yang tepat untuk membeli dan menjual emas. Pertama, Saat Nilai Rupiah Menguat. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat, harga emas biasanya akan mengalami penurunan, hal ini terjadi karena emas diperdagangkan dalam dolar AS. Rupiah yang lebih kuat, biaya untuk membeli emas menjadi lebih rendah. Kedua, Dunia akan menghadapi krisis. Saat kondisi sosial politik suatu negara diprediksi akan krisis, para investor akan berburu emas untuk menyelamatkan uang mereka. Ketiga, Harga Emas Menurun, selanjutnya waktu yang tepat untuk membeli emas adalah saat harga emas sedang turun. Seperti saat ini harga emas fisik JFXGOLD X sedang turun dan menempati posisi US$ 3.355,7 per troy ounce atau Rp. 1.909.016 per gram. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 30 April 2025 : Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih menghunii zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 60,51. Dimana RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang berada di posisi bullish. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Turun lagi, Cek Harga Emas Hari Ini Read More »

Harga Emas Turun Jadi Rp. 1,8 juta/gram, Ini Penyebabnya!

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami perjalanan panjang naik dan turunnya harga emas selama beberapa pekan ke belakang, hari ini harga emas berusaha bangkit pada perdagangannya. Sebelumnya, pada perdagangan hari Senin kemarin (29/4/2025) harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya terhubung langsung ke sistem pasar dunia melemah ke posisi US$ 3.343.13 per troy ounce atau Rp. 1.813.710 per gram. Namun pada perdagangannya hari ini Selasa (29/4/2025) emas fisik JFXGOLD X mengalami rebound dan berusaha bangkit dengan menempati posisi US$ 3.364.96 per troy ounce atau Rp. 1.818.351 per gram. Kondisi ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penguatan 0,65% per troy ounce pada perdagangannya hari ini. Harga emas masih bersifat fluktuatif, hal ini membuat investor tidak terlepas dari sikap wait and see. Bersamaan dengan sikap ini para pelaku pasar menunggu rilis data ekonomi, yang dapat memberikan gambaran seputar dampak penerapan tarif bea masuk baru di Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNBC Indonesia, harga emas yang berbalik arah pada perdagangannya di hari Senin disebabkan pada fokus pasar yang tertuju pada perkembangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China hingga penantian serangkaian data ekonomi, hal ini yang membawa penjual perlahan mengalami pelemahan. “Kami mulai melihat tanda-tanda pertama yakni kelelahan penjualan,” ujar ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali, kepada Reuters. Dalam keterangannya Daniel juga menambahkan bahwa risiko penurunan harga emas sangat terbatas. “Investor Barat, khususnya pedagang diskresioner atau dana makro, telah sepenuhnya berada di posisi yang kurang menguntungkan dalam tahap akhir reli emas ini dan sebagai akibatnya, ada aktivitas penjualan dalam jumlah terbatas dan harga emas bergerak naik untuk mencerminkan hal itu.” imbuhnya. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 29 April 2025 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews!

Harga Emas Turun Jadi Rp. 1,8 juta/gram, Ini Penyebabnya! Read More »

Emas Fisik JFXGOLD X Bergerak Seperti Roller Coaster

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga emas masih mencuri perhatian publik, tidak hanya investor masyarakat umum pun turut mengikuti update perkembangan harga emas sampai dengan hari ini. Pada hari Selasa kemarin (22/4/2025) investor dikagetkan dengan kenaikan harga emas fisik JFXGOLD X yang mencapai US$ 3.498 per troy ounce atau Rp. 1.9 juta per gram. Harga ini termasuk harga tertinggi sepanjang masa. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kejadian ini, salah satunya adalah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global di tengah perang dagang antara Amerika Serikat AS (AS) dan China, tidak hanya itu terjadinya pelemahan dolar memperkuat reli harga emas. Dilansir dari CNBC Yeap Jun Rong ahli strategi pasar di IG mengatakan bahwa pasar sedang memperhitungkan peningkatan risiko geopolitik. “Secara fundamental, pasar sedang memperhitungkan meningkatnya risiko geopolitik, yang dipicu oleh ketegangan tarif AS dan kekhawatiran stagflasi, sementara permintaan bank sentral yang tetap kuat memberikan dorongan tambahan bagi harga emas,” kata Yeap Jun Rong, ahli strategi pasar di IG, kepada Reuters. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, layaknya disambar petir hari ini Rabu (23/4/2025) justru harga emas fisik JFXGOLD X mengalami pelemahan yang membawa harganya menduduki US$ 3.350.35 per troy ounce posisi Rp. 1.820.033 per gram. Kejadian ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penurunan sebanyak 4,4%. Pelemahan dan penguatan yang terjadi pada harga emas dalam waktu yang begitu singkat membuat investor wait and see terhadap kondisi emas saat ini. Kenaikan harga yang terjadi pada perdagangan emas fisik JFXGOLD X selama tahun 2024 mencapai 30% hal ini menggambarkan bahwa menabung emas memang cocok untuk jangka waktu panjang. Pergerakan yang masih belum dapat dipastikan dalam jangka panjang, membuat investor tidak boleh gegabah dalam mengambil tindakan, yang terpenting adalah tidak tergesa-gesa dan panic buying dalam menanggapi situasi saat ini. Investor tetap harus melakukan transaksi berdasarkan analisa. Khusus untuk investor yang ingin membeli emas, jangan lupa untuk memastikan keamanan, legalitas serta keaslian emas, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Emas Fisik JFXGOLD X Bergerak Seperti Roller Coaster Read More »

Anjloknya IHSG Berlawanan Arah Dengan Bursa JFXGOLD X

Jakarta, MetalNews Digital – Selasa 19 Maret 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 7% pada perdagangannya pukul 11.50 WIB. Penurunan ke level 6.084 ini adalah penurunan terdalam sejak pandemi Covid 19 pada tahun 2020 lalu. Kejadian anjloknya IHSG hingga 7% ini membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada penutupan perdagangan sesi pertama yakni pada Selasa 18 Maret 2025. Anjloknya IHSG pada Selasa kemarin terjadi akibat adanya beberapa faktor. Dilansir dalam CNN Indonesia, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memperkirakan anjloknya IHSG terkena imbas sentimen global, salah satunya adalah kebijakan ekonomi dan perang tarif yang dijalankan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. “Kalau kita lihat penurunan indeks ini sudah terjadi sejak minggu lalu. Beberapa isu global memang terjadi jadi mereka (investor) wait and see. Jadi kalau lihat penurunannya hari ini sebagai besar asing melihat update oleh Donald Trump, itu menjadi salah satu dampak penurunan Indeks kita hari ini,” Iman Rachman – Direktur Utama BEI, dikutip dari CNN Indonesia. Selain imbas sentimen global, ada beberapa faktor lainnya yang menjadi penyebab ambruknya IHSG. Melansir dari CNBC Indonesia, ada 7 penyebab : Pertama, APBN Defisit dan Penerimaan Pajak, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan akhir bulan Februari tercatat defisit Rp. 31,2 triliun atau 0,13% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kedua, Rumor Mundurnya Sri Mulyani Menteri Keuangan Republik Indonesia. Rumor ini cukup membuat gejolak pasar, Isu mundurnya Menteri Keuangan RI ini juga menyebabkan arus dana asing keluar dari pasar, hal ini terjadi karena asing percaya dengan kinerja Sri Mulyani. Ketiga, Pelemahan Daya Beli. Terjadinya pelemahan daya beli dari kalangan tingkat menengah merupakan sumber pendapatan pemerintah. Apabila dilihat dari month on month (mom) dan year on year (yoy), angka impor barang konsumen terpantau menurun masing-masing sebesar 10,61% dan 20,97%. Keempat, Saham Bluechips Dibuang Investor. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman mengatakan bahwa penurunan IHSG sudah terjadi sejak pekan lalu. Isu global dan beberapa hal terjadi. Saat ini investor masih menunggu dan melihat kedepan. Kelima, Penurunan Peringkat Saham RI. Awal pekan lalu Bank Investasi Goldman Sachs menurunkan peringkat dan rekomendasi atas aset keuangan di Indonesia. Goldman menurunkan peringkat saham RI dari overweight menjadi market weight. Keenam, Kejelasan Soal Danantara. Pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memicu kekhawatiran di kalangan investor. Hal ini dikarenakan masih belum adanya aturan rinci mengenai operasional dan penempatan investasi badan tersebut. Ketujuh, Perang Tarif Donald Trump. Akhir-akhir ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan akibat kebijakan perang tarif. Hal ini membuat ekonomi global mengalami ketidakpastian yang besar dan menyebabkan investor menjadi khawatir. Kondisi ekonomi nasional yang dibuat khawatir akibat ambruknya IHSG tidak memberikan efek pada harga emas fisik di dalam bursa JFXGOLD X. Hal ini dikarenakan harga emas fisik di dalam bursa JFXGOLD X ditransaksikan menggunakan harga pasar internasional. Kendati demikian, dari 7 faktor yang tercatat diatas, faktor ke-7 yaitu kebijakan terkait perang dagang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump cukup berdampak pada harga pasar internasional. Namun, kondisi ambruknya IHSG justru berbanding terbalik dengan kondisi harga emas fisik di dalam bursa JFXGOLD X. Dimana pada perdagangan hari Selasa, harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menempati posisi US$ 3.046,51 per troy ounce atau Rp. 1.611.210 per gram. Peningkatan harga yang terjadi mulai dari perdagangan di hari Jumat minggu lalu, masih terus berlanjut sampai dengan hari ini, dimana harganya terus meningkat dan berhasil menduduki posisi US$ 3.051,05 per troy ounce atau Rp. 1.623.461 per gram. Simak informasi lainnya di MetalNews.

Anjloknya IHSG Berlawanan Arah Dengan Bursa JFXGOLD X Read More »

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia berhasil menembus level tertinggi sepanjang perjalanan perdagangannya, dengan menduduki posisi US$ 3000 per troy ounce. Pada hari Jumat 14 Maret 2025, harga emas dunia berhasil mengagetkan pasar dengan pencapaian rekornya. Meningkatnya harga emas dunia secara drastis ini terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Jika kita menarik waktu selama satu minggu ke belakang, tepatnya pada hari Senin 10 Maret 2025, dimana hari tersebut merupakan awal pembukaan perdagangan pada minggu lalu, harga emas fisik JFXGOLD X masih menduduki posisi US$ 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram. Namun siapa sangka, dalam waktu satu minggu harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik sebanyak 2,64% per troy ounce ke posisi US$ 3.007.67 per troy ounce atau naik sebanyak Rp. 45.000 per gram. Naiknya harga emas dunia yang terjadi saat ini tidak lain dikarenakan adanya ketidakpastian global yang memicu permintaan aset safe haven mengalami peningkatan, sehingga harga emas dunia melonjak naik. Kondisi saat ini yang sulit untuk ditebak membuat para pelaku pasar sedang menunggu keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) dalam memutuskan suku bunga. “Lonjakan emas melewati batas US$3.000 per troy sons didorong oleh investor yang mencari aset safe haven mengingat kekacauan Trump di pasar saham,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia. Perjalanan emas yang berhasil mempertahankan value nya sebagai aset lindung nilai semakin kuat. Pergerakan emas yang berhasil melewati US$ 3000 per troy ounce membuktikan bahwa emas selama ini masih berperan sebagai penyimpanan nilai di masa-masa sulit, serta sebagai indikator kekuatan pasar. “Emas adalah aset yang mampu mempertahankan nilainya di bawah berbagai dislokasi ekonomi makro terbesar yang pernah kita lihat,” kata Thomas Kertsos, co-portfolio manager di First Eagle Investment Management LLC. “Kami telah melihat selama berabad-abad emas—terlepas dari volatilitasnya—selalu berbalik arah dan mempertahankan daya belinya, sekaligus menyediakan likuiditas yang signifikan.” dikutip dari Bloomberg technoz. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce Read More »

Senin Full Senyum, Emas Fisik JFXGOLD X Naik Lagi!

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia dibuka dengan pelemahan pada perdagangannya di awal bulan Maret, namun pada minggu ke-2 ini harga emas dunia berhasil menunjukan taringnya dengan pergerakan harga yang kembali naik di tengah ketidakpastian pasar. Pada tanggal 3 Maret 2025 harga emas fisik JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.884.32 per troy ounce namun pada Senin ini harga emas fisik JFXGOLD X berhasil kembali naik ke posisi US$ 2.900 per troy ounce. Di tengah ketidakpastian kebijakan yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, banyak pihak yang turut terkena imbasnya, tidak terkecuali Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Dikutip dari bloombergtechnoz Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia Patrick Harker meyakini bahwa inflasi akan bergerak perlahan turun ke target bank sentral AS sebesar 2%. Namun ia khawatir penurunan pertumbuhan harga semakin berisiko. “Dalam situasi seperti itu, Anda tidak bisa bergerak terlalu cepat ke arah mana pun.” Patrick Harker – Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia. Ketidakpastian Trump membuat The Fed kesulitan dalam membuat kebijakan, kondisi inilah yang akhirnya membuat kondisi pasar menjadi tidak stabil. Di tengah ketidakpastian kebijakan Trump serta ketidakstabilan kondisi pasar membuat investor perlu berhati-hati. Disisi lain, kondisi yang saat ini terjadi kembali membuat permintaan aset safe haven menjadi meningkat serta harga emas dunia menjadi menguat. Penguatan ini terbukti dengan kenaikan harga emas fisik JFXGOLD X pada minggu pertama bulan Maret 2025 sebanyak 1,47% per troy ounce dengan menduduki posisi US$. 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram. Melanjutkan tren positif pada perdagangan 2024, pada tahun 2025 emas fisik JFXGOLD X masih berkilau dengan kenaikan harganya mendekati 10% sepanjang periode year-to-date (ytd). Secara teknikal dengan perspektif harian, emas masih berada di zona bullish. Terbukti dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 56,09 menunjukan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Rincian harga Emas Fisik JFXGOLD X 10 Maret 2025 :

Senin Full Senyum, Emas Fisik JFXGOLD X Naik Lagi! Read More »

Trump Masih Plinplan, Kenaikan Harga Emas Fisik JFXGOLD X Masih Berlanjut

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga emas dunia sejak awal tahun 2025 masih terus menyita perhatian. Tidak hanya untuk investor, peningkatan harga yang terjadi pada emas dunia juga berhasil menyita perhatian publik. Sejak perdagangannya pada awal tahun, harga emas dunia meningkat stabil, meskipun beberapa kali sempat mengalami pelemahan, tetapi harganya bisa kembali naik sampai dengan saat ini. Peningkatan harga yang terjadi pada emas dunia bergerak sejalan dengan harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Kenaikan harganya yang cukup signifikan membuat emas fisik JFXGOLD X terus mencetak rekor baru. Misalnya saja pada harganya di bulan Februari ini, harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik Rp. 38.000 per gram dengan menduduki posisi US$. 2.888.71 per troy ounce atau Rp. 1.513.954 per gram. Gejolak yang saat ini sedang terjadi pada harga emas dunia disebabkan karena emas sedang menghadapi tiga sentimen besar. Pertama adalah perang dagang yang sedang terjadi, kemudian adanya inflasi Amerika Serikat (AS) dan penantian dari setiap kabar yang disampaikan melalui pidato Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Dilansir dalam CNBC Indonesia, dikutip dari Reuters David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures mengatakan fokus utama pasar emas saat ini menjadi tidak pasti terkait kebijakan tarif oleh Trump. “Saya akan mengumumkan itu, minggu depan, perdagangan timbal balik, agar kami diperlakukan setara dengan negara lain. Kami tidak ingin lebih, tidak defisit” tutur Trump, dikutip dari Reuters. Di Tengah ketidakpastian kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berdampak pada kondisi ekonomi dunia mendorong harga emas menjadi terus melaju. “Di luar dampak langsung pada arus emas dari tarif, kami pikir cerita yang lebih menarik dan bertahan lama di sini adalah seputar apa artinya bagi selera emas baik sebagai hamparan risiko maupun sebagai tempat berlindung yang aman,” kata para analis RBC Capital Markets, dikutip dari investing.com. Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 10 Februari 2025 :

Trump Masih Plinplan, Kenaikan Harga Emas Fisik JFXGOLD X Masih Berlanjut Read More »

Scroll to Top