Harga Emas Terus Meroket, Diprediksi Capai US$ 5000/Toz

Harga emas dunia terus mencuri perhatian investor, mulai dari penguatan harga yang berhasil tembus US$ 3.400 per troy ounce, kemudian harganya berhasil naik ke US$ 3.500 per troy ounce dalam waktu satu minggu, dan yang terakhir harganya berhasil pecahkan rekor tertinggi sepanjang masa dengan menduduki angka US$ 3.600 per troy ounce dengan waktu kurang dari 1 minggu perdagangan. Penguatan harga emas yang terus tancap gas tanpa jeda tentunya tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan harga emas dunia menjadi begitu pesat. Penguatan yang terjadi pada harga emas dunia juga terjadi pada emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Mulai dari rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang melemah dan jauh dari prediksi, kemudian spekulasi penurunan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) yang terus meningkat membuat kepercayaan market terkait pemotongan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed semakin kuat, belum lagu pembaruan tarif Gedung putih untuk emas batangan mendorong laju harga emas. Pada perdagangan hari ini harga emas fisik JFXGOLD X berhasil lanjutkan penguatannya, meskipun penguatan ini tidak sebanyak perdagangan sebelumnya, namun penguatan 0,38% pada hari ini berhasil mempertahankan harganya di dekat rekor tertinggi. Sementara investor menanti data inflasi konsumen AS yang akan dirilis pada hari yang sama, setelah data harga produsen yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pekan depan. “Emas tampaknya sedang mengkonsolidasikan kenaikan baru-baru ini sementara pasar menanti data Indeks Harga Konsumen AS dan dampaknya terhadap ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed,” kata Ilya Spivak, kepala makro global di Tastylive di kutip dari Reuters.com . Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary melalui analisanya hari ini menyampaikan bahwa saat ini aset berisiko dan aset aman sama-sama mendapatkan dukungan berdasarkan alasan yang berbeda, menciptakan lingkungan perdagangan yang kompleks di mana pemahaman terhadap faktor pendorong yang mendasar menjadi esensial untuk keputusan alokasi modal. Beliau juga mengatakan bahwa saat ini keputusan the fed minggu depan menjadi kekuatan utama yang dapat memberikan pengaruh terhadap semua aset. “Keputusan kebijakan Federal Reserve yang akan datang minggu depan menjadi kekuatan utama yang memengaruhi semua kelas aset, dengan pasar mengantisipasi pelonggaran agresif setelah serangkaian data ekonomi yang lemah,”. Melansir dari Bloombergtechnoz, Goldman Sachs Group Inc pekan lalu memprediksi harga emas bisa melonjak hingga hampir US$5.000 per troy ons jika independensi The Fed terganggu dan investor mengalihkan sebagian kecil kepemilikan obligasi pemerintah AS mereka ke emas batangan. Menanggapi hal ini, Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary saat live streaming market update bersama MetalNews Digital (10/9/2025) mengatakan bahwa harga emas yang diprediksi akan tembus US$ 5000 per troy ounce kemungkinan terjadi sekitar 3 tahun kedepan, tidak dalam waktu dekat. Namun apabila ada data ekonomi extreme yang terjadi membuat investor berlarian menuju aset safe haven, prediksi US$ 5000 per troy ounce ini ada dengan kemungkinan yang kecil. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 11 September 2025 : Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Harga Emas Terus Meroket, Diprediksi Capai US$ 5000/Toz Read More »

Nabung Emas Syariah

Aplikasi Nabung Emas Syariah: Peluang Besar untuk Indonesia

Indonesia, dengan lebih dari 272 juta penduduk dan mayoritas Muslim, sebenarnya menyimpan potensi luar biasa untuk layanan keuangan syariah. Kalau dibandingkan, Malaysia sudah lebih dulu jadi pemain utama di kawasan dalam hal investasi emas syariah. Sementara itu, pasar Indonesia yang jauh lebih besar justru masih bisa dibilang “belum tergarap maksimal.” Faktor digitalisasi layanan keuangan yang sangat cepat, ditambah semakin banyak anak muda yang peduli soal prinsip keuangan Islam, membuat peluang ini semakin nyata. Bayangkan kalau investasi emas syariah bisa diakses lewat aplikasi mobile—murah, mudah, aman, dan sesuai syariah. 1. Belajar dari Malaysia Malaysia bisa dibilang role model dalam pengembangan produk emas syariah. Abas dkk. (2023) menemukan bahwa lembaga keuangan di sana sukses mengaplikasikan beberapa akad syariah, seperti: Hasilnya? Produk emas syariah di Malaysia bukan hanya patuh syariah, tapi juga dipercaya masyarakat. Itu membuktikan bahwa emas bisa jadi instrumen investasi yang aman, transparan, dan relevan bagi umat Muslim. 2. Pengalaman Malaysia: Pelajaran untuk Indonesia Perjalanan Malaysia dalam mengembangkan produk investasi emas syariah menawarkan wawasan berharga untuk Indonesia. Penelitian oleh Abas et al. (2023) mengungkapkan bahwa institusi keuangan Malaysia telah berhasil mengimplementasikan berbagai kontrak syariah dalam model investasi emas mereka, termasuk: Kontrak-kontrak ini membentuk fondasi produk investasi emas syariah yang sukses dan telah mendapat daya tarik signifikan di antara Muslim Malaysia. Model Malaysia menunjukkan bahwa dengan kepatuhan syariah yang tepat dan pengawasan regulasi, investasi emas dapat berfungsi sebagai alat pelestarian kekayaan dan opsi investasi yang dapat diakses untuk komunitas Muslim. 3. Kondisi Indonesia: Tantangan & Peluang Indonesia punya profil demografi yang menarik: 64% penduduknya di bawah usia 35 tahun. Artinya, mereka digital savvy dan terbiasa dengan aplikasi keuangan. Tapi, ada masalah klasik—tingkat kesadaran tentang investasi emas syariah masih belum tinggi. Penelitian di Malaysia (Jusoh & Harun, 2024) menunjukkan pola yang mirip: banyak anak muda menganggap emas itu aset penting, tapi hanya sebagian kecil yang benar-benar paham detail investasi emas syariah. Kalau di Indonesia, ini berarti edukasi harus jalan beriringan dengan teknologi. 4. Peran Aplikasi Digital Aplikasi mobile bisa jadi game changer untuk mendorong inklusi keuangan syariah. Beberapa manfaat utamanya antara lain: 5. Apa yang ditawarkan NUNOMICS? Lebih penting lagi, NUNOMICS sudah dapat rekomendasi dari BAPPEBTI dan menjalankan sistem sesuai regulasi. Ini menjawab isu utama: kepercayaan. Kesimpulan Indonesia sedang berada di momentum emas—secara harfiah. Populasi besar, minat generasi muda pada digital finance, dan kesadaran akan prinsip syariah menjadi kombinasi yang pas. Kalau kita bisa menggabungkan edukasi, regulasi yang jelas, serta teknologi yang aman, aplikasi investasi emas syariah bisa jadi katalis inklusi keuangan dan kemandirian ekonomi umat. Kehadiran NUNOMICS membuktikan bahwa ide ini bukan sekadar teori. Dengan kolaborasi pesantren, regulator, dan teknologi modern, investasi emas syariah bisa jadi pintu masuk menuju ekosistem keuangan Islam yang lebih kuat di Indonesia. Pada akhirnya, kuncinya ada di keseimbangan: inovasi harus tetap berpijak pada tradisi. Dengan begitu, teknologi modern benar-benar bisa melayani prinsip Islam yang abadi.

Aplikasi Nabung Emas Syariah: Peluang Besar untuk Indonesia Read More »

Investasi Anak Muda

Kenapa Anak Muda Sekarang Rajin Investasi? Ternyata Ada 4 Alasan Kuat di Baliknya

Akhir-akhir ini obrolan soal investasi kayaknya makin gampang ditemuin. Di kampus, di kantor, bahkan nongkrong di warung kopi, topik saham dan reksadana udah nggak asing lagi. Bedanya, generasi sekarang kelihatan jauh lebih berani dan aktif terjun ke dunia investasi dibanding generasi sebelumnya. Pertanyaannya: apa sih yang bikin mereka segitu semangatnya? Sekadar ikut tren, atau memang ada perubahan cara pandang yang lebih dalam tentang uang? 1. Motivasi: Mesin Utama di Balik Keputusan Ada sebuah penelitian berjudul “Determining Factors for Young Investors to Invest in the Capital Market” yang ngasih jawaban menarik. Dari banyak faktor yang diteliti, motivasi personal ternyata jadi penentu paling besar. Tapi jangan salah, motivasi di sini bukan cuma “pengen cepat kaya”. Banyak anak muda justru punya target konkret: ingin mandiri finansial sebelum umur 30, pengen punya dana darurat yang aman, atau bahkan bermimpi bisa financial freedom lebih cepat. Buat sebagian, investasi juga jadi cara biar nggak selamanya bergantung sama gaji bulanan. Tentu saja ada faktor lain—kayak literasi keuangan, minat pribadi, pengaruh lingkungan, sampai kebiasaan mengelola uang. Tapi pada akhirnya, motivasi internal yang bikin mereka tahan banting. Bahkan ketika pasar lagi merah, motivasi ini yang bikin mereka tetap jalan. 2. Lima Faktor yang Saling Nempel Kalau dibedah lebih dalam, ada lima hal yang jalan bareng: Kelima faktor ini, kalau digabung, hampir menjelaskan keseluruhan pola investasi anak muda. Jadi jelas, keputusan mereka bukan spontan atau ikut-ikutan doang, tapi hasil interaksi faktor yang cukup kompleks 3. Teknologi: Game Changer yang Nggak Bisa Diabaikan Thomas Kehl, salah satu content creator di bidang finansial, pernah bilang kalau digitalisasi adalah faktor terbesar yang bikin investasi makin ramah buat generasi muda. Ada tiga hal yang dia tekankan: 4. Jadi, Ini Cuma Tren? Kalau dilihat sekilas, bisa aja orang mikir “ah, ini cuma tren”. Tapi data dan realitas di lapangan nunjukin sebaliknya. Ada motivasi mendalam, akses informasi yang terbuka, dan dukungan komunitas yang kuat. Kombinasi ini bikin investasi bukan cuma gaya hidup sementara, tapi bagian dari cara generasi baru mengelola masa depan. Mereka nggak investasi karena terpaksa atau ikut-ikutan, tapi karena sadar kalau melek finansial itu life skill yang penting. Dan dengan tools digital yang sekarang tersedia, mereka merasa lebih punya kontrol atas masa depan finansialnya. Kesimpulan Bagi industri keuangan, tren ini jelas jadi peluang besar. Produk dan layanan yang ramah digital, transparan, dan terjangkau pasti lebih disukai anak muda. Regulator pun punya PR untuk bikin aturan yang sesuai dengan pola pikir generasi ini. Yang paling penting, semangat anak muda buat investasi perlu diarahkan ke jalur yang benar. Dengan edukasi dan instrumen yang tepat, mereka bisa tumbuh jadi generasi yang lebih melek finansial dan mandiri. Pada akhirnya, ini bukan cuma soal return atau nilai portofolio. Lebih dari itu, ini soal bagaimana satu generasi belajar ambil tanggung jawab atas hidup mereka—termasuk soal keuangan. Dan kalau dipikir-pikir, itu kabar baik buat masa depan ekonomi kita. Tinjauan Pustaka :Awaluddin, Murtiadi & Molina, & Nurlia, Nurlia & Wahyuni,. (2023). Determining Factors for Young Investors to Invest in the Capital Market. International Journal of Professional Business Review. 8. e01964. 10.26668/businessreview/2023.v8i5.1964.  TEDx Talks. (2024, January 5). How to start investing—responsibly | Thomas Kehl | TEDxHSGSalon [Video]. YouTube.

Kenapa Anak Muda Sekarang Rajin Investasi? Ternyata Ada 4 Alasan Kuat di Baliknya Read More »

Gen Z

Gen Z, Emas, dan Kendali Hidup: Investasi atau Sekadar Bertahan?

Generasi Z lahir dan besar di era digital, ketika teknologi sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tapi perjalanan mereka juga dipenuhi guncangan ekonomi—mulai dari krisis finansial global 2008, harga rumah dan biaya kuliah yang melambung, sampai pendapatan yang terasa jalan di tempat. Belum lagi pandemi COVID-19 yang datang saat mereka mulai masuk usia produktif, seakan mengingatkan bahwa ketidakpastian itu bukan musuh, tapi sesuatu yang harus siap dihadapi. Di tengah tekanan inflasi dan naik-turunnya aset digital, sebagian Gen Z mulai melirik aset klasik yang sudah bertahan ratusan tahun: emas. Buat mereka, emas bukan sekadar “tempat aman” dari gejolak ekonomi, tapi juga refleksi dari cara mereka memandang hidup—apakah nasib ditentukan oleh strategi pribadi, atau lebih banyak oleh faktor luar yang nggak bisa dikendalikan? 1. Cara Pandang Finansial Gen Z Gen Z (lahir akhir 1990-an sampai awal 2010-an) dibentuk oleh banyak peristiwa besar: Berbeda dengan Milenial yang sempat optimis dengan teknologi dan ekonomi baru, banyak Gen Z justru tumbuh skeptis terhadap institusi. Tapi di sisi lain, mereka haus akan kendali atas masa depan keuangan mereka. Itu sebabnya, mereka lebih berani mencoba hal-hal alternatif: kripto, NFT, koleksi digital, dan sekarang… kembali ke emas. 2. Kenapa Emas Jadi Menarik Lagi Dulu emas sering dianggap “aset bapak-ibu kita”. Tapi sekarang citranya berubah. Beberapa alasannya: Bagi banyak Gen Z, emas bukan sekadar logam berharga, tapi simbol kemandirian dari sistem finansial yang mereka nggak sepenuhnya percaya. 3. Hubungannya dengan Locus of Control Dalam psikologi, ada istilah locus of control—cara orang melihat siapa yang paling menentukan hasil hidup mereka: Di dunia investasi emas, Gen Z juga terbagi ke dua tipe ini. 3.1 Gen Z dengan Internal Locus 3.2 Gen Z dengan External Locus 4. Menyatukan Dua Cara Pandang Gen Z yang paling tangguh biasanya bisa menggabungkan keduanya: Praktiknya bisa sesederhana: Kesimpulan Buat Gen Z, emas bukan cuma soal logam kuningnya. Ia adalah cara berpikir.Mereka yang berpola pikir internal menjadikannya bagian dari strategi kemandirian finansial, sedangkan yang lebih external menjadikannya tameng dari ketidakpastian dunia. Dan mungkin strategi paling kuat bukan memilih salah satunya, tapi memadukan keduanya: percaya sama kemampuan diri, sambil tetap siap menghadapi kejutan dari luar. Tinjauan Pustaka :Kumari, Sujata & Soni, Sapna. (2025). Factors Influencing Gold Investment Choices Among Gen Z: An Examination of Planned Behavior and Social Learning Theory. International Journal For Multidisciplinary Research. 7. 10.36948/ijfmr.2025.v07i04.50002.  https://medium.com/activated-thinker/the-new-retail-investor-why-gen-z-is-ditching-gold-for-etfs-and-global-stocks-ad101f3baf80

Gen Z, Emas, dan Kendali Hidup: Investasi atau Sekadar Bertahan? Read More »

Capai Harga Tertinggi Sepanjang Masa, Harga Emas Fisik JFXGOLD X Tembus US$ 3.500/toz

Harga emas fisik di bursa komoditi JFX terus memberikan kejutan, dalam perdagangannya tadi malam harga emas fisik JFXGOLD X diumumkan berhasil menembus angka US$ 3.500 per troy ounce. Setelah harganya berhasil naik 1,04% pada perdagangan kemarin, hari ini harga emas fisik JFXGOLD X kembali menguat lebih dari 1% tepatnya 1,34%. Naiknya harga emas pada hari ini seperti mengulang kejadian pada perdagangan emas fisik di bursa komoditi JFX pada minggu lalu. Dimana pada Selasa malam minggu lalu, emas fisik JFXGOLD X mengumumkan bahwa harganya berhasil tembus US$ 3.400 per troy ounce, dalam waktu 1 minggu harganya kembali menguat dan pecahkan rekor tertinggi. Melalui pengumumannya, tadi malam emas fisik di bursa komoditi JFX berhasil menembus US$ 3.500 per troy ounce. Pada perdagangan hari ini Rabu (3/9/2025) harga emas fisik di bursa komoditi JFX tempati angka US$ 3.546.19 per troy ounce atau Rp. 1.900.061 per gram. Menguatnya harga emas fisik JFXGOLD X terjadi berkat arus masuk yang kuat ke aset safe haven. Seiring dengan ketidakpastian pasar yang persisten dan meningkatnya keyakinan investor bahwa Federal Reserve AS akan menurunkan suku bunga pada bulan ini, yang mendorong permintaan terhadap logam safe-haven. Ketidakpastian yang meningkat dan potensi ketegangan perdagangan di pasar, membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan meminta Mahkamah Agung untuk mengeluarkan putusan cepat terkait tarif yang dinyatakan ilegal oleh pengadilan banding AS pekan lalu. “Keputusan Mahkamah Agung tampaknya memperkenalkan banyak ketidakpastian ke pasar karena keputusan ini dapat secara radikal mengubah lanskap makro jika keputusan tersebut tidak sesuai dengan keinginan presiden,” kata Ilya Spivak, kepala global makro di Tastylive dikutip dari Reuters.com “Upaya untuk mengorbankan kemandirian Fed dalam beberapa hal juga merupakan hal yang sangat besar. Bias untuk emas sangat jelas lebih tinggi, momentum di sini tampaknya cukup sepihak.” tambahnya. Dibalik penguatan harga emas fisik JFXGOLD X yang terjadi saat ini yang menajdi faktor utama adalah pemotongan suku bunga The Fed dan pelemahan dolar AS yang akhirnya mendukung kenaikan harga emas. Serta data inflasi atau imbal hasil rill (PCE, Payrolls) menjadi risiko utama yang dapat kembali menaikkan imbal hasil dan menekan harga emas. Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary melalui penjelasannya dalam live streaming market update bersama dengan MetalNews pagi ini (3/9/2025) mengatakan bahwa ada peluang harga emas fisik JFXGOLD X melanjutkan penguatannya sampai dengan posisi US$ 3.600 per troy ounce. “Jika melihat dari penguatan harga yang terjadi saat ini, ada kemungkinan harga emas fisik JFXGOLD X akan lanjutkan penguatannya ke posisi US$ 3.600 per troy ounce. Saya memperkirakan 60% peluang itu ada, namun kita perlu menunggu keputusan yang akan disampaikan pada hari Jumat nanti. Paling tidak mungkin weekend depan bisa”. Dalam kesempatan yang sama Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary ini menambahkan bahwa, apabila emas fisik JFXGOLD X bisa melanjutkan penguatannya menuju posisi US$ 3.600 per troy ounce, maka peluang tercapainya harga emas fisik JFXGOLD X menutup tahun 2025 dengan harga US$ 3.800 per troy ounce semakin terbuka lebar. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 3 September 2025 : Melansir dari Reuters.com Kontrak berjangka suku bunga AS memperhitungkan peluang 92% untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan pada 17 September. Emas yang tidak menghasilkan imbal hasil biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah. Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Capai Harga Tertinggi Sepanjang Masa, Harga Emas Fisik JFXGOLD X Tembus US$ 3.500/toz Read More »

Merangkak Menuju Rekor Dunia, Harga Emas Fisik JFXGOLD X Bersiap Duduki Posisi US$ 3.500/Toz

Harga emas dunia teruskan penguatan harganya sejak pekan lalu. Pergerakan harga yang terus menguat membawa harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia berhasil naik 1,04% dalam satu hari. Belum selesai sampai disitu, harga emas fisik di bursa komoditi JFX yang menguat pada hari ini juga berhasil membawa harganya menuju rekor baru. Saat ini saja, Selasa (2/9/2025) harga emas fisik di bursa komoditi JFX berhasil menduduki posisi US$ 3.499.22 per troy ounce atau Rp. 1.876.215 per gram. Harga emas dunia yang bergerak mengejar rekor tertinggi berjalan seiringan dengan harapan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) pada Federal Open Market Committee (FOMC) bulan September mendatang. Tidak hanya itu, pelemahan yang terjadi pada dolar AS berhasil memberikan daya tarik lebih terhadap emas sebagai aset safe haven. Harga emas naik ke level tertinggi sepanjang masa pada Selasa, memperpanjang kenaikan untuk sesi keenam berturut-turut didorong oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya spekulasi tentang pemangkasan suku bunga AS pada bulan ini. Dampak dari latar belakang ekonomi yang melemah dan ekspektasi pemotongan suku bunga AS juga menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga emas. Dilansir dari Reuters.com Kyle Rodda, analis pasar keuangan Capital.com juga menyatakan adanya faktor lain yang turut mempengaruhi, salah satunya adalah krisis kepercayaan. “Faktor lain adalah krisis kepercayaan yang berkepanjangan terhadap aset dolar AS akibat serangan Presiden AS Donald Trump terhadap independensi Federal Reserve.”. Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary dalam analisis nya mengatakan campuran antara harapan (pemotongan suku bunga – beli) dan ketakutan (inflasi yang lebih persisten – jual). Hal ini menciptakan pergerakan dua arah yang tajam dalam sehari : pembelian cepat saat harga turun dan penarikan keuntungan (taking profit) yang sama cepatnya. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed + dolar AS yang melemah = Dukungan struktural besar: data inflasi dan lapangan kerja (PCE, Payrolls) merupakan risiko utama jangka pendek yang dapat meningkatkan imbal hasil riil dan menekan harga emas. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 2 September 2025 : Saat ini pasar sedang memperhitungkan kemungkinan sebesar 90% bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada 17 September, menurut alat CME FedWatch. Emas yang tidak menghasilkan imbal hasil biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah. Harapan pemangkasan suku bunga dan kekhawatiran tentang independensi The Fed telah menekan dolar AS (.DXY), membuka tab baru, yang saat ini berada di dekat level terendah lebih dari satu bulan terhadap mata uang lainnya, sehingga emas menjadi lebih murah bagi pembeli asing. Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Merangkak Menuju Rekor Dunia, Harga Emas Fisik JFXGOLD X Bersiap Duduki Posisi US$ 3.500/Toz Read More »

Perlahan Tapi Pasti, Harga Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Bertahan di Posisi Tertinggi Selama 2 Minggu

Harga emas dunia masih tempati harga tertinggi selama 2 minggu terakhir, meskipun tidak banyak bergerak, tapi naik tipis yang terjadi pada harga emas dunia hari ini seolah memberikan isyarat perlahan tapi pasti. Emas fisik di bursa komoditi JFX yang juga ditransaksikan dengan menggunakan harga pasar dunia berhasil bertahan di angka tertinggi selama 2 minggu terakhir. Pada kamis ini saja (28/8/2025) harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik 0,03%, kenaikan ini membawa harganya menduduki posisi US$ 3.389.74 per troy ounce atau Rp. 1.811.910 per gram. Penguatan harga yang terjadi pada emas fisik di bursa komoditi JFX ini tidak terlepas dari peningkatan terhadap aset safe haven setelah disampaikannya pidato ketua Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Jerome Powell di Simposium Ekonomi AS. Dalam pidatonya Powell mengakui bahwa data ekonomi AS belum cukup baik, hal ini membuat terbukanya peluang pemangkasan suku bunga yang akan terjadi pada September mendatang. Tidak hanya itu, pernyataan presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait dirinya yang melakukan pemecatan terhadap gubernur The Fed Lisa Cook atas dugaan penyimpangan dalam perolehan pinjaman hipotek, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary pada program market update live streaming MetalNews Digital (27/8/2025) mengatakan bahwa hal ini memang benar belum pernah terjadi, namun bagaimanapun presiden memiliki kekuatan untuk bisa melakukan pemecatan terhadap pemangku kebijakan The Fed. “Salah satu alasan dibalik pemecatan itu kan ada Fraud yang terjadi, dan itu menurut saya sih sudah tidak benar ya, jadi tindakan pemecatan itu memang sudah seharusnya dilakukan.” Menanggapi pergerakan harga yang terjadi pada perdagangan hari ini, Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary menyampaikan bahwa pasar bergerak dua arah dengan arus yang dipengaruhi oleh berita utama pada 28 Agustus 2025. Hari ini harga emas tetap tinggi tetapi mengalami koreksi dari puncak jangka pendeknya seiring dengan penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil riil. Sedangkan adanya tekanan politik terhadap Fed (peliputan tindakan seputar gubernur Fed) ditambah dengan penetapan harga pemotongan suku bunga yang terus berlanjut membuat pasar terbelah – hal ini baik mendukung maupun membatasi pergerakan emas tergantung pada pergerakan imbal hasil riil. “Kenaikan jangka pendek pada obligasi Treasury riil dan penguatan dolar AS telah menjadi hambatan mekanis utama bagi kenaikan harga emas.” Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 28 Agustus 2025 : Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Perlahan Tapi Pasti, Harga Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Bertahan di Posisi Tertinggi Selama 2 Minggu Read More »

Ditolong Pelemahan Dolar dan Rasa Penasaran Investor, Harga Emas Fisik di Bursa Komoditi JFX Naik Drastis Hari Ini

Harga emas dunia alami penguatan pada perdagangannya hari ini. Setelah kemarin sempat melemah secara signifikan, hari ini Kamis (21/8/2025) harga emas dunia alami penguatan secara drastis. Penguatan yang terjadi hari ini berhasil membawa harga emas fisik di bursa komoditi JFX alami penguatan sebesar 0,77%. Naiknya harga emas fisik JFXGOLD X pada perdagangan hari ini berhasil membawa harganya kembali naik ke posisi US$ 3319,75 per troy ounce atau Rp. 1.777.409 per gram. Penguatan harga hari ini kembali membawa harga emas fisik JFXGOLD X memasuki fase stabil. Salah satu penyebab penguatan harga emas hari ini adalah investor yang masih menanti petunjuk mengenai prospek kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) menjelang simposium ekonomi tahunan di Jackson Hole, Wyoming. Ketua The Fed, Jerome Powell diperkirakan akan menyampaikan pidato utama nya pada hari Jumat (22/8/2025) dari rangkaian acara yang berlangsung pada 21-23 Agustus 2025. Investor akan memantau dengan cermat apakah ia mendukung langkah-langkah untuk memperkuat pasar tenaga kerja atau tetap fokus pada risiko inflasi. Selain penantian simposium Jackson Hole yang dilakukan pada 21-23 Agustus. Penyebab harga emas menguat hari ini adalah pelemahan dolar AS. Dilansir dari CNBC Indonesia, pada perdagangan Rabu kemarin (20/8/2025) indeks dolar AS (DXY) melemah 0,05% di level 98,22. Sedangkan untuk hari ini rupiah terhadap dolar berada di angka Rp. 16.270. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Metalbank Global Monetary, rentang IDR terhadap USD untuk hari ini sekitar IDR 16.230 – 16.280. Pelemahan Dolar AS membuat emas batangan yang dikonversi dalam dolar lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya. Diharapkan penilaian pasar berdasarkan kebijakan dan panduan oleh The Fed. Karena hal ini adalah faktor utama, dimana aliran modal asing menjadi variabel yang menentukan arah perdagangan harian. Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary mengatakan, pergerakan emas tetap erat terkait dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan dolar AS – data ekonomi yang kuat dapat mendorong imbal hasil naik dan membatasi potensi kenaikan emas. Permintaan safe-haven yang sporadis akibat berita Ukraina/Rusia dapat menyebabkan lonjakan cepat: ketidakhadiran berita semacam itu membuat emas diperdagangkan bersama Dolar AS. “Harga emas bergerak dalam rentang yang ketat seiring pasar bersiap untuk Simposium Jackson Hole. Para pelaku pasar sedang menyesuaikan posisi mereka menjelang pernyataan Powell. Pasar merespons setiap sinyal dovish dari The Fed (mendorong kenaikan emas) versus sikap hawkish yang bergantung pada data (menekan harga emas).” Kata Robby Leonardo, Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 21 Agustus 2025 : Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Ditolong Pelemahan Dolar dan Rasa Penasaran Investor, Harga Emas Fisik di Bursa Komoditi JFX Naik Drastis Hari Ini Read More »

Harga Emas Fisik JFXGOLD X Dekati Level Terendah, Cek Harganya Hari Ini

Harga emas dunia alami pelemahan pada perdagangan hari ini. Rabu (20/8/2025) harga emas fisik di bursa komoditi JFX melemah 0,68%, pelemahan ini membawa harganya menempati angka US$ 3.342.48 per troy ounce atau Rp. 1.771.755 per gram. Melemahnya harga emas fisik JFXGOLD X yang terjadi hari ini merupakan lanjutan dari pelemahan pada perdagangan kemarin. Selama dua hari beruntun harga emas fisik JFXGOLD X melemah jelang konferensi The Federal Reserve, Jackson Hole. Seiring penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak lebih kuat hari ini mendorong kejatuhan harga emas pada Rabu 20 Agustus 2025. Dolar AS yang menguat dan meningkatnya selera risiko akibat perkembangan geopolitik terbaru menekan harga emas, dengan pasar menantikan pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Jackson Hole. Dilansir dari Reuters.com Powell dijadwalkan berbicara di simposium Jackson Hole Federal Reserve Kansas City pada Jumat, dan investor menunggu petunjuk mengenai arah kebijakan moneter. Jika dilihat dari Notulen Federal Open Market Committee (FOMC), hasil rapat The Fed yang nanti akan dirilis pada hari yang sama, diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut tentang sikap kebijakan bank sentral.Kontrak berjangka suku bunga menunjukkan dua pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin masing-masing tahun ini, dengan pemotongan pertama diperkirakan pada September. Emas biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan di tengah ketidakpastian yang meningkat. Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary mengatakan, saat ini pasar sedang bergerak secara hati-hati. Pasar masih menanti pernyataan Powell yang akan disampaikan pada Simposium Jackson Hole pada 22 Agustus 2025. “Pasar bergerak hati-hati pada 20 Agustus 2025 karena para investor bersiap untuk Simposium Jackson Hole (Powell akan berbicara pada 22 Agustus). Diplomasi Ukraina / Setiap eskalasi atau spekulasi gencatan senjata memicu lonjakan cepat ke aset aman, berita-berita semacam itu telah menyebabkan lonjakan perdagangan harian bulan ini.” Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 20 Agustus 2025 : Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Harga Emas Fisik JFXGOLD X Dekati Level Terendah, Cek Harganya Hari Ini Read More »

Pergerakan Harganya Terbatas, Kemana Arah Emas Fisik JFXGOLD X Setelah Ini?

Senin 11 Agustus 2025, harga emas dunia turun tipis pada perdagangannya hari ini. Seolah terbatas dengan pergerakannya, harga emas belum memberikan tanda akan terbang dan mencetak rekor baru. Harga emas masih teruji oleh data inflasi Amerika Serikat (AS). Saat ini fokus pasar sedang terletak pada data inflasi AS yang akan dirilis, data ini dinanti karena dapat memberikan gambaran tentang prospek suku bunga Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed). Harga emas yang tertahan pergerakannya terjadi seiring dengan tanda-tanda meredanya risiko geopolitik yang menekan permintaan emas sebagai aset safe haven. Dilansir dari reuters.com Analis senior City Index Matt Simpson mengatakan, pelemahan ketegangan geopolitik seputar perang di Ukraina membuat harga emas turun lebih lanjut, setelah pengumuman pada Jumat. Dalam pengumuman tersebut disampaikan bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Vladimir Putin di wilayah AS. Trump mengatakan pada Jumat bahwa ia akan bertemu dengan Presiden Rusia Putin pada 15 Agustus di Alaska untuk bernegosiasi mengenai akhir perang di Ukraina. Fokus pekan ini akan tertuju pada data harga konsumen AS yang akan dirilis pada Selasa, dengan analis memperkirakan dampak tarif akan mendorong kenaikan inti sebesar 0,3% menjadi laju tahunan 3,0% dan menjauh dari target Fed sebesar 2%. Menanggapi informasi ini Simpson mengatakan data yang memperkuat dolar AS dapat membatasi gerak emas. “Data yang kuat dapat memperkuat dolar AS dan membatasi kenaikan emas, meskipun saya menduga dukungan akan tetap ada secara keseluruhan karena investor berusaha memanfaatkan diskon,” Matt Simpson – Analis senior City Index. Saat ini pasar sedang berhati-hati, tidak mau gegabah investor memilih untuk wait and see. Meskipun demikian, Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary mengatakan pasar sedang bersiap untuk menghadapi data inflasi AS dan sinyal The Fed. “Pasar bersiap menghadapi data inflasi AS dan sinyal The Fed yang dapat mengubah ekspektasi pemotongan suku bunga; itu adalah faktor utama yang mempengaruhi pergerakan emas Indonesia diuntungkan oleh aliran modal obligasi yang stabil dan penerimaan komoditas; jalur jangka pendek rupiah didominasi oleh pergerakan dolar (data AS dan berita tarif)” kata Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary kepada MetalNews Digital. Terbatasnya pergerakan harga emas dunia yang terjadi pada harga emas fisik di bursa komoditi JFX, membawa harga emas fisik JFXGOLD X alami sedikit pelemahan pada hari ini. Turun sekitar 0,03% harga emas fisik JFXGOLD X tempati angka US$ 3.385.78 per troy ounce atau Rp. 1.808.950 per gram. Namun jika ditarik pada awal bulan Agustus, sekitar satu minggu lalu harga emas fisik JFXGOLD X jauh lebih rendah. Bahkan jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan saat ini, harga emas fisik JFXGOLD X telah naik 2,78%. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 11 Agustus 2025 : Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX melalui platform JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi NUNOMICS. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Pergerakan Harganya Terbatas, Kemana Arah Emas Fisik JFXGOLD X Setelah Ini? Read More »

Scroll to Top