Gold

Libur Telah Usai, Harga Emas Perpanjang Pelemahan

Jakarta, MetalNews Digital – Libur panjang telah usai, tapi harga emas dunia masih lanjutkan pelemahannya. Bulan Mei memang dipenuhi dengan pergerakan harga emas dunia yang tidak stabil. Diawali dengan penguatan panjang pada awal bulan, kemudian ditutup dengan pelemahan sampai dengan akhir bulan. Tidak berhenti disitu, mengawali awal bulan Juni harga emas dunia masih belum sanggup untuk bangkit. Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan harga pada perdagangannya di awal bulan Mei, harga pada pembukaan perdagangan bulan Juni ini berhasil menguat sebanyak 0,30% per troy ounce. Hal yang sama terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia, dimana harganya bergerak secara real time dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Namun untuk mengawali perdagangan pada bulan Juni, harga emas fisik JFXGOLD X pada perdagangan hari ini Senin (2/6/2025) kembali tertekan dan masih bertahan di area konsolidasi. Meredanya tekanan tarif antara Amerika Serikat (AS) dengan Uni Eropa serta penguatan dolar AS membuat harga emas masih memperpanjang pelemahannya belakangan ini. Pelemahan yang terjadi membawa harga emas fisik JFXGOLD X pada perdagangannya hari ini menduduki posisi US$ 3.309.49 per troy ounce atau Rp. 1.767.838 per gram. Pengadilan Banding Federal secara semantara mengaktifkan kembali tarif paling luas yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump pada Kamis, sehari setelah pengadilan perdagangan AS memutuskan bahwa Trump telah melampaui wewenangnya dalam memberlakukan tarif tersebut dan memerintahkan penghentian segera. “Emas saat ini sedang mengalami koreksi dari level tertinggi baru-baru ini dan berada dalam periode konsolidasi,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures kepada Reuters. Ia menambahkan “Emas mengalami tekanan ringan karena kebutuhan akan aset safe-haven sedikit berkurang, tetapi tampaknya akan ada perlawanan signifikan dari Trump, dan hal itu pada akhirnya akan membantu harga.” dilansir dari reuters.com. Dilihat dari data, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat mencatat kenaikan tahunan sebesar 2,1% pada April, dibandingkan perkiraan sebelumnya 2,2%. Adanya laporan ini para pedagang terus bertaruh bahwa Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan target suku bunga pinjaman jangka pendek pada September. Emas juga akan tetap digunakan sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian. Disisi lain, permintaan emas fisik di India lesu pada pekan ini. Hal ini dikarenakan kenaikan harga domestik dan berakhirnya musim pernikahan yang membuat pembeli enggan berbelanja.

Libur Telah Usai, Harga Emas Perpanjang Pelemahan Read More »

Harga Emas Turun Rp. 18.000/gram, Waktunya Borong?

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah menguat dan bertahan di zona hijau selama 3 hari berturut-turut, hari ini harga emas dunia alami pelemahan. Jumat (23/5/2025) harga emas dunia mengalami pelemahan, hal ini terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia. Pada perdagangannya pagi ini, harga emas fisik JFXGOLD X melemah Rp. 18.000 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangannya kemarin, harga emas fisik JFXGOLD X sudah melemah sebanyak 0,65% per troy ounce. Penguatan harga emas dunia selama 3 hari kemarin berhasil membawanya ke posisi tertinggi selama 2 minggu terakhir. Jika dilihat secara teknikal daily time frame, emas berada di zona bullish. Hal ini terlihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 53,95. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun saat ini RSI emas belum jauh dari 50, sehingga bisa dikatakan masih cenderung netral. Dilansir dari CNBC Indonesia, seolah meminta untuk rehat terlebih dahulu, pelemahan harga emas yang terjadi pada perdagangannya pagi ini terjadi usai penguatan dolar Amerika Serikat dan investor membukukan keuntungan alias taking profit setelah harga menyentuh level tertinggi dua minggu di awal sesi. “Kami melihat beberapa tekanan aksi ambil untung dari kenaikan baru-baru ini dan indeks dolar AS yang lebih kuat merupakan faktor bearish emas lainnya,” ujar Jim Wycoff, analis senior di Kitco Metals dalam CNBC Indonesia. “Bayangan pasar obligasi global yang goyah akan menjadi faktor dasar yang menguntungkan bagi pasar emas yang akan membatasi penurunan,” tambah Wycoff. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 23 Mei 2025 (08.05 WIB) : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

Harga Emas Turun Rp. 18.000/gram, Waktunya Borong? Read More »

Dalam Sehari Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 35.000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Dampak Keputusan Moody’s Investors Service berhasil menopang harga emas dunia sampai dengan hari ini. Moody’s Investors Service mengeluarkan keputusan untuk memangkas peringkat kredit pemerintah Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA1. Penurunan peringkat AS memicu aliran safe haven ke emas, hal ini menopang harga meskipun ada sentimen risiko yang beragam. Pada minggu ini harga emas dunia kembali menguat, hal tersebut terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Misalnya saja pada perdagangannya hari Senin (19/5/2025) harga emas dunia dalam hal ini adalah harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat dan menempati posisi US$ 3.228.3 per troy ounce atau Rp. 1.740.952 per gram. Tidak berhenti disitu, dampak dari perubahan peringkat kredit pemerintah Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA1 masih terasa sampai dengan hari ini. Rabu 21 Mei 2025 harga emas fisik JFXGOLD X kembali lanjutkan penguatannya, hal ini membawa harganya menguat sebanyak 2,23% per troy ounce atau Rp. 35.000 per gram, sehingga pada perdagangan hari ini emas fisik JFXGOLD X berhasil menempati posisi US$ 3.297.36 per troy ounce atau Rp. 1.767.027 per gram. Penguatan harga emas yang sedang terjadi saat ini, membawa harga nya menempati zona hijau, dimana harga emas dunia sedang berada di posisi tertinggi dalam 2 minggu terakhir. Dilansir dari Bloomberg Technoz, secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas berada di zona bullish. Hal ini terlihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 53,95. Dimana RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun saat ini RSI emas belum jauh dari 50, sehingga bisa dikatakan masih cenderung netral. “Masih ada tingkat ketidakpastian di pasar. Yang paling menonjol, penurunan peringkat Moody’s, melemahnya dolar telah mendukung kompleks logam mulia secara keseluruhan,” ujar David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, kepada Reuters dilansir dari CNBC Indonesia. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 21 Mei 2025 : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

Dalam Sehari Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 35.000/gram Read More »

Tidak Menutup Peluang Lahirnya Rekor Baru, Harga Emas Dunia Menguat 1,49%/Toz

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami pelemahan selama beberapa hari pada perdagangannya kemarin, hari ini harga emas dunia kembali menguat. Penguatan ini terjadi tidak terkecuali pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya dapat mengakses langsung pasar dunia, sehingga harganya bergerak real time dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Pada perdagangannya hari ini Rabu, 14 Mei 2025 harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat sebanyak 1,49% per troy ounce. Penguatan ini membawa harganya menempati posisi US$ 3.282.02 per troy ounce atau Rp. 1.753.709 per gram. Dilansir dari Bloomberg Technoz Penguatan yang terjadi ini diprediksi akibat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China yang mereda, dimana pada ketegangan sebelumnya hal ini memicu aksi jual tajam di pasar. Disisi lain, dengan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan China dimana kedua negara ini bersama-sama memutuskan untuk menunda tarif selama 90 hari, memotong pungutan AS atas barang-barang China menjadi 30% dari 145% dan bea masuk China menjadi 10% dari 125%. Hal ini mengurangi aliran safe-haven ke emas. Namun dengan terjadinya hal ini, bukan berarti emas akan habis dan menutup peluang pemecahan rekor baru. “Negara-negara emerging market kemungkinan akan tetap menjadi pembeli emas terbesar di tengah kekhawatiran yang masih berlanjut perihal prospek ekonomi global, inflasi, dampak tarif dan ketergantungan terhadap dolar AS,” kata Grant Sporre, Global Head of Metals & Mining Bloomberg Intelligence bersama Analyst Emmanuel Munjeri, dalam kajian yang dipublikasikan oleh Bloomberg hari ini. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 14 Mei 2025 (10.30 WIB) : Simak informasi lainnya, hanya di MetalNews.

Tidak Menutup Peluang Lahirnya Rekor Baru, Harga Emas Dunia Menguat 1,49%/Toz Read More »

Harga Emas Turun Jadi Rp. 1,8 juta/gram, Ini Penyebabnya!

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami perjalanan panjang naik dan turunnya harga emas selama beberapa pekan ke belakang, hari ini harga emas berusaha bangkit pada perdagangannya. Sebelumnya, pada perdagangan hari Senin kemarin (29/4/2025) harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya terhubung langsung ke sistem pasar dunia melemah ke posisi US$ 3.343.13 per troy ounce atau Rp. 1.813.710 per gram. Namun pada perdagangannya hari ini Selasa (29/4/2025) emas fisik JFXGOLD X mengalami rebound dan berusaha bangkit dengan menempati posisi US$ 3.364.96 per troy ounce atau Rp. 1.818.351 per gram. Kondisi ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penguatan 0,65% per troy ounce pada perdagangannya hari ini. Harga emas masih bersifat fluktuatif, hal ini membuat investor tidak terlepas dari sikap wait and see. Bersamaan dengan sikap ini para pelaku pasar menunggu rilis data ekonomi, yang dapat memberikan gambaran seputar dampak penerapan tarif bea masuk baru di Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNBC Indonesia, harga emas yang berbalik arah pada perdagangannya di hari Senin disebabkan pada fokus pasar yang tertuju pada perkembangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China hingga penantian serangkaian data ekonomi, hal ini yang membawa penjual perlahan mengalami pelemahan. “Kami mulai melihat tanda-tanda pertama yakni kelelahan penjualan,” ujar ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali, kepada Reuters. Dalam keterangannya Daniel juga menambahkan bahwa risiko penurunan harga emas sangat terbatas. “Investor Barat, khususnya pedagang diskresioner atau dana makro, telah sepenuhnya berada di posisi yang kurang menguntungkan dalam tahap akhir reli emas ini dan sebagai akibatnya, ada aktivitas penjualan dalam jumlah terbatas dan harga emas bergerak naik untuk mencerminkan hal itu.” imbuhnya. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 29 April 2025 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews!

Harga Emas Turun Jadi Rp. 1,8 juta/gram, Ini Penyebabnya! Read More »

Emas Fisik JFXGOLD X Bergerak Seperti Roller Coaster

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga emas masih mencuri perhatian publik, tidak hanya investor masyarakat umum pun turut mengikuti update perkembangan harga emas sampai dengan hari ini. Pada hari Selasa kemarin (22/4/2025) investor dikagetkan dengan kenaikan harga emas fisik JFXGOLD X yang mencapai US$ 3.498 per troy ounce atau Rp. 1.9 juta per gram. Harga ini termasuk harga tertinggi sepanjang masa. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kejadian ini, salah satunya adalah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global di tengah perang dagang antara Amerika Serikat AS (AS) dan China, tidak hanya itu terjadinya pelemahan dolar memperkuat reli harga emas. Dilansir dari CNBC Yeap Jun Rong ahli strategi pasar di IG mengatakan bahwa pasar sedang memperhitungkan peningkatan risiko geopolitik. “Secara fundamental, pasar sedang memperhitungkan meningkatnya risiko geopolitik, yang dipicu oleh ketegangan tarif AS dan kekhawatiran stagflasi, sementara permintaan bank sentral yang tetap kuat memberikan dorongan tambahan bagi harga emas,” kata Yeap Jun Rong, ahli strategi pasar di IG, kepada Reuters. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, layaknya disambar petir hari ini Rabu (23/4/2025) justru harga emas fisik JFXGOLD X mengalami pelemahan yang membawa harganya menduduki US$ 3.350.35 per troy ounce posisi Rp. 1.820.033 per gram. Kejadian ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penurunan sebanyak 4,4%. Pelemahan dan penguatan yang terjadi pada harga emas dalam waktu yang begitu singkat membuat investor wait and see terhadap kondisi emas saat ini. Kenaikan harga yang terjadi pada perdagangan emas fisik JFXGOLD X selama tahun 2024 mencapai 30% hal ini menggambarkan bahwa menabung emas memang cocok untuk jangka waktu panjang. Pergerakan yang masih belum dapat dipastikan dalam jangka panjang, membuat investor tidak boleh gegabah dalam mengambil tindakan, yang terpenting adalah tidak tergesa-gesa dan panic buying dalam menanggapi situasi saat ini. Investor tetap harus melakukan transaksi berdasarkan analisa. Khusus untuk investor yang ingin membeli emas, jangan lupa untuk memastikan keamanan, legalitas serta keaslian emas, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Emas Fisik JFXGOLD X Bergerak Seperti Roller Coaster Read More »

Dampak Perang Dagang Amerika vs China, Masyarakat Berlomba Amankan Aset, Bursa Saham dan Bursa Komoditi Jadi Pilihan

Dampak Perang Dagang Amerika vs China, Masyarakat Berlomba Amankan Aset, Bursa Saham dan Bursa Komoditi Jadi Pilihan Jakarta, MetalNews Digital – Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China semakin memanas, setelah China umumkan tarif balasan sebesar 84% kepada AS. Tidak tinggal diam, Amerika Serikat melalui presiden Donald Trump seolah memberikan balasan dengan memberlakukan tarif baru pada puluhan mitra dagang, termasuk bea masuk sebesar 104% atas impor produk China. Perang dagang Amerika Serikat dan China memberikan dampak kepada kondisi ekonomi global, tidak terkecuali kepada harga emas. Biasanya emas diuntungkan dengan kondisi seperti ini. Namun tidak untuk kali ini, emas turut terkena imbasnya. Kondisi ekonomi global saat ini membawa kekhawatiran masyarakat, instrumen investasi mana yang harus dipilih? Mulai dari bursa saham sampai dengan bursa komoditi dapat menjadi pilihan. Di dalam bursa saham masyarakat dapat melakukan transaksi jual beli saham, namun di dalam bursa komoditi ada berbagai kontrak komoditi fisik dan berjangka yang dapat dipilih salah satunya adalah transaksi emas fisik JFXGOLD X. Dilansir dari neraca.co.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan sesi I Selasa (8/4/2025), tercatat melemah 502,14 poin atau 7,71% ke posisi 6.008,48. Kondisi ini menimbulkan reaksi atas kekhawatiran para investor terhadap nasib investasi kedepannya. Tidak tergesa-gesa, dalam menyikapi kondisi ini investor diharapkan untuk tetap melakukan transaksi dengan analisa secara benar berdasarkan faktor fundamental dan teknikal yang clear. Dampak perang dagang terhadap harga emas sempat membuat investor cemas. Hal yang jarang terjadi ini membuat pergerakan harga emas terus disorot publik. Namun beruntungnya kondisi ini tidak terjadi begitu lama, lepas sejak 4 hari saat perdagangannya melemah emas kembali gagah dengan melakukan fungsi nya sebagai aset safe haven. Misalnya saja pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Saat ini emas fisik JFXGOLD X berhasil menguat dan menduduki posisi US$ 3.200 per troy ounce atau Rp. 1.700.000 per gram. Memilih emas fisik JFXGOLD X di dalam bursa komoditi, sama dengan memilih emas fisik yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia, dalam setiap transaksinya Jakarta Futures Exchange (JFX) atau Bursa Berjangka Jakarta berperan sebagai lembaga bursa, dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) berperan sebagai lembaga kliring. Menabung atau investasi emas dikenal memberikan keuntungan dalam jangka waktu panjang, tapi untuk emas fisik JFXGOLD X tidak hanya keuntungan dalam jangka waktu panjang, investor juga berpeluang mendapat keuntungan dalam jangka waktu pendek. Penggunaan harga emas dunia dalam setiap transaksi membuat harga nya dinamis, spread nya lebih rapat sehingga bisa memberikan keuntungan dalam jangka waktu pendek. Tidak hanya itu, penggunaan harga emas dunia juga membuat harga emas fisik JFXGOLD X memiliki selisih yang cukup jauh dengan harga emas lainnya yang ditransaksikan dengan harga domestik. Memilih instrumen investasi, baik saham, membeli emas secara offline dengan datang langsung ke toko, atau melakukan transaksi pembelian dan penjualan secara digital seperti emas fisik JFXGOLD X dapat dipilih masyarakat sesuai dengan kebutuhan nya masing-masing. Yang terpenting adalah tidak tergesa-gesa dan panic buying, Investor tetap harus melakukan transaksi berdasarkan analisa. Khusus untuk investor yang ingin membeli emas, jangan lupa untuk memastikan keamanan, legalitas serta keaslian emas, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Dampak Perang Dagang Amerika vs China, Masyarakat Berlomba Amankan Aset, Bursa Saham dan Bursa Komoditi Jadi Pilihan Read More »

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia berhasil menembus level tertinggi sepanjang perjalanan perdagangannya, dengan menduduki posisi US$ 3000 per troy ounce. Pada hari Jumat 14 Maret 2025, harga emas dunia berhasil mengagetkan pasar dengan pencapaian rekornya. Meningkatnya harga emas dunia secara drastis ini terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Jika kita menarik waktu selama satu minggu ke belakang, tepatnya pada hari Senin 10 Maret 2025, dimana hari tersebut merupakan awal pembukaan perdagangan pada minggu lalu, harga emas fisik JFXGOLD X masih menduduki posisi US$ 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram. Namun siapa sangka, dalam waktu satu minggu harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik sebanyak 2,64% per troy ounce ke posisi US$ 3.007.67 per troy ounce atau naik sebanyak Rp. 45.000 per gram. Naiknya harga emas dunia yang terjadi saat ini tidak lain dikarenakan adanya ketidakpastian global yang memicu permintaan aset safe haven mengalami peningkatan, sehingga harga emas dunia melonjak naik. Kondisi saat ini yang sulit untuk ditebak membuat para pelaku pasar sedang menunggu keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) dalam memutuskan suku bunga. “Lonjakan emas melewati batas US$3.000 per troy sons didorong oleh investor yang mencari aset safe haven mengingat kekacauan Trump di pasar saham,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia. Perjalanan emas yang berhasil mempertahankan value nya sebagai aset lindung nilai semakin kuat. Pergerakan emas yang berhasil melewati US$ 3000 per troy ounce membuktikan bahwa emas selama ini masih berperan sebagai penyimpanan nilai di masa-masa sulit, serta sebagai indikator kekuatan pasar. “Emas adalah aset yang mampu mempertahankan nilainya di bawah berbagai dislokasi ekonomi makro terbesar yang pernah kita lihat,” kata Thomas Kertsos, co-portfolio manager di First Eagle Investment Management LLC. “Kami telah melihat selama berabad-abad emas—terlepas dari volatilitasnya—selalu berbalik arah dan mempertahankan daya belinya, sekaligus menyediakan likuiditas yang signifikan.” dikutip dari Bloomberg technoz. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce Read More »

Senin Full Senyum, Emas Fisik JFXGOLD X Naik Lagi!

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia dibuka dengan pelemahan pada perdagangannya di awal bulan Maret, namun pada minggu ke-2 ini harga emas dunia berhasil menunjukan taringnya dengan pergerakan harga yang kembali naik di tengah ketidakpastian pasar. Pada tanggal 3 Maret 2025 harga emas fisik JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.884.32 per troy ounce namun pada Senin ini harga emas fisik JFXGOLD X berhasil kembali naik ke posisi US$ 2.900 per troy ounce. Di tengah ketidakpastian kebijakan yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, banyak pihak yang turut terkena imbasnya, tidak terkecuali Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Dikutip dari bloombergtechnoz Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia Patrick Harker meyakini bahwa inflasi akan bergerak perlahan turun ke target bank sentral AS sebesar 2%. Namun ia khawatir penurunan pertumbuhan harga semakin berisiko. “Dalam situasi seperti itu, Anda tidak bisa bergerak terlalu cepat ke arah mana pun.” Patrick Harker – Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia. Ketidakpastian Trump membuat The Fed kesulitan dalam membuat kebijakan, kondisi inilah yang akhirnya membuat kondisi pasar menjadi tidak stabil. Di tengah ketidakpastian kebijakan Trump serta ketidakstabilan kondisi pasar membuat investor perlu berhati-hati. Disisi lain, kondisi yang saat ini terjadi kembali membuat permintaan aset safe haven menjadi meningkat serta harga emas dunia menjadi menguat. Penguatan ini terbukti dengan kenaikan harga emas fisik JFXGOLD X pada minggu pertama bulan Maret 2025 sebanyak 1,47% per troy ounce dengan menduduki posisi US$. 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram. Melanjutkan tren positif pada perdagangan 2024, pada tahun 2025 emas fisik JFXGOLD X masih berkilau dengan kenaikan harganya mendekati 10% sepanjang periode year-to-date (ytd). Secara teknikal dengan perspektif harian, emas masih berada di zona bullish. Terbukti dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 56,09 menunjukan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Rincian harga Emas Fisik JFXGOLD X 10 Maret 2025 :

Senin Full Senyum, Emas Fisik JFXGOLD X Naik Lagi! Read More »

Cetak Rekor di Bulan Januari, Bagaimana Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X Bulan Februari?

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangannya di akhir bulan Januari 2025. Penguatan harga emas dunia tentunya berdampak pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Perdagangan emas fisik JFXGOLD X sepanjang bulan Januari berhasil membawa harganya naik sebanyak Rp. 104.929 per gram. Kenaikan harga yang terjadi pada hari Jumat 31 Januari 2025 juga membawa emas fisik JFXGOLD X memecahkan rekor baru dengan menduduki posisi US$ 2.811,21/Toz atau Rp. 1.475.591 per gram. Kenaikan sebesar 4,96% per troy ounce dalam waktu hanya satu bulan membuat sebagian investor melakukan transaksi penjualan. Kendati demikian, ada juga yang memilih untuk mempertahankan kepemilikannya demi menyambut ramalan Goldman Sachs dimana harga emas dunia bisa tembus US$ 3.000 per troy ounce. Melansir dari CNBC Indonesia, Ahli Strategi Komoditas Goldman Sachs Research, Lina Thomas mengatakan harga emas telah naik sekitar 40% selama dua belas bulan terakhir menjadi lebih dari US$ 2.700 per troy ounce. Hal ini dikarenakan bank sentral Amerika Serikat yang terus meningkatkan pembelian logam mulia. Di sisi lain, adanya penurunan suku bunga dari Federal Reserve AS menjadi poin yang diperhitungkan oleh investor, karena biasanya perdagangan emas sejalan dengan suku bunga. “Sebagai aset yang tidak menawarkan hasil apa pun, aset ini biasanya menjadi kurang menarik bagi investor ketika suku bunga lebih tinggi, dan biasanya lebih diminati ketika suku bunga turun,” jelas Thomas dikutip dari Fund Selector Asia, Minggu (2/2/2025). Secara teknikal dengan perspektif bulanan, jika dilihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 77,16 menandakan posisi emas mantap berada di zona bullish. RSI di atas 50 yang menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Dilansir dari bloombergtechnoz.com posisi RSI di atas 70 perlu berhati-hati, hal ini dapat diartikan juga menjadi sinyal sudah jenuh atau (overbought). Namun dengan kenaikan yang cukup tinggi, adanya kemungkinan harga emas akan mengalami koreksi pada bulan Februari. Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 3 Februari 2025 :

Cetak Rekor di Bulan Januari, Bagaimana Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X Bulan Februari? Read More »

Scroll to Top