JFXGOLDX

Turun lagi, Cek Harga Emas Hari Ini

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas fisik JFXGOLD X kembali turun pada perdagangannya hari ini, Rabu (30/4/2025). Penurunan harga yang terjadi pada harga emas dunia ini diimbangi dengan meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Hal ini membuat berkurangnya daya tarik emas sebagai aset safe haven. Dilihat dari pergerakannya pada perdagangan hari ini, emas fisik JFXGOLD X turun sebanyak 0,27% dibandingkan harga pada perdagangannya kemarin. Menanggapi naik turunnya harga emas, penting rasanya kita mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual emas. Ada 3 waktu yang tepat untuk membeli dan menjual emas. Pertama, Saat Nilai Rupiah Menguat. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat, harga emas biasanya akan mengalami penurunan, hal ini terjadi karena emas diperdagangkan dalam dolar AS. Rupiah yang lebih kuat, biaya untuk membeli emas menjadi lebih rendah. Kedua, Dunia akan menghadapi krisis. Saat kondisi sosial politik suatu negara diprediksi akan krisis, para investor akan berburu emas untuk menyelamatkan uang mereka. Ketiga, Harga Emas Menurun, selanjutnya waktu yang tepat untuk membeli emas adalah saat harga emas sedang turun. Seperti saat ini harga emas fisik JFXGOLD X sedang turun dan menempati posisi US$ 3.355,7 per troy ounce atau Rp. 1.909.016 per gram. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 30 April 2025 : Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih menghunii zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 60,51. Dimana RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang berada di posisi bullish. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Turun lagi, Cek Harga Emas Hari Ini Read More »

Harga Emas Turun Jadi Rp. 1,8 juta/gram, Ini Penyebabnya!

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami perjalanan panjang naik dan turunnya harga emas selama beberapa pekan ke belakang, hari ini harga emas berusaha bangkit pada perdagangannya. Sebelumnya, pada perdagangan hari Senin kemarin (29/4/2025) harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya terhubung langsung ke sistem pasar dunia melemah ke posisi US$ 3.343.13 per troy ounce atau Rp. 1.813.710 per gram. Namun pada perdagangannya hari ini Selasa (29/4/2025) emas fisik JFXGOLD X mengalami rebound dan berusaha bangkit dengan menempati posisi US$ 3.364.96 per troy ounce atau Rp. 1.818.351 per gram. Kondisi ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penguatan 0,65% per troy ounce pada perdagangannya hari ini. Harga emas masih bersifat fluktuatif, hal ini membuat investor tidak terlepas dari sikap wait and see. Bersamaan dengan sikap ini para pelaku pasar menunggu rilis data ekonomi, yang dapat memberikan gambaran seputar dampak penerapan tarif bea masuk baru di Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNBC Indonesia, harga emas yang berbalik arah pada perdagangannya di hari Senin disebabkan pada fokus pasar yang tertuju pada perkembangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China hingga penantian serangkaian data ekonomi, hal ini yang membawa penjual perlahan mengalami pelemahan. “Kami mulai melihat tanda-tanda pertama yakni kelelahan penjualan,” ujar ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali, kepada Reuters. Dalam keterangannya Daniel juga menambahkan bahwa risiko penurunan harga emas sangat terbatas. “Investor Barat, khususnya pedagang diskresioner atau dana makro, telah sepenuhnya berada di posisi yang kurang menguntungkan dalam tahap akhir reli emas ini dan sebagai akibatnya, ada aktivitas penjualan dalam jumlah terbatas dan harga emas bergerak naik untuk mencerminkan hal itu.” imbuhnya. Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 29 April 2025 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews!

Harga Emas Turun Jadi Rp. 1,8 juta/gram, Ini Penyebabnya! Read More »

Emas Fisik JFXGOLD X Bergerak Seperti Roller Coaster

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga emas masih mencuri perhatian publik, tidak hanya investor masyarakat umum pun turut mengikuti update perkembangan harga emas sampai dengan hari ini. Pada hari Selasa kemarin (22/4/2025) investor dikagetkan dengan kenaikan harga emas fisik JFXGOLD X yang mencapai US$ 3.498 per troy ounce atau Rp. 1.9 juta per gram. Harga ini termasuk harga tertinggi sepanjang masa. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kejadian ini, salah satunya adalah kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global di tengah perang dagang antara Amerika Serikat AS (AS) dan China, tidak hanya itu terjadinya pelemahan dolar memperkuat reli harga emas. Dilansir dari CNBC Yeap Jun Rong ahli strategi pasar di IG mengatakan bahwa pasar sedang memperhitungkan peningkatan risiko geopolitik. “Secara fundamental, pasar sedang memperhitungkan meningkatnya risiko geopolitik, yang dipicu oleh ketegangan tarif AS dan kekhawatiran stagflasi, sementara permintaan bank sentral yang tetap kuat memberikan dorongan tambahan bagi harga emas,” kata Yeap Jun Rong, ahli strategi pasar di IG, kepada Reuters. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, layaknya disambar petir hari ini Rabu (23/4/2025) justru harga emas fisik JFXGOLD X mengalami pelemahan yang membawa harganya menduduki US$ 3.350.35 per troy ounce posisi Rp. 1.820.033 per gram. Kejadian ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penurunan sebanyak 4,4%. Pelemahan dan penguatan yang terjadi pada harga emas dalam waktu yang begitu singkat membuat investor wait and see terhadap kondisi emas saat ini. Kenaikan harga yang terjadi pada perdagangan emas fisik JFXGOLD X selama tahun 2024 mencapai 30% hal ini menggambarkan bahwa menabung emas memang cocok untuk jangka waktu panjang. Pergerakan yang masih belum dapat dipastikan dalam jangka panjang, membuat investor tidak boleh gegabah dalam mengambil tindakan, yang terpenting adalah tidak tergesa-gesa dan panic buying dalam menanggapi situasi saat ini. Investor tetap harus melakukan transaksi berdasarkan analisa. Khusus untuk investor yang ingin membeli emas, jangan lupa untuk memastikan keamanan, legalitas serta keaslian emas, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Emas Fisik JFXGOLD X Bergerak Seperti Roller Coaster Read More »

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia berhasil menembus level tertinggi sepanjang perjalanan perdagangannya, dengan menduduki posisi US$ 3000 per troy ounce. Pada hari Jumat 14 Maret 2025, harga emas dunia berhasil mengagetkan pasar dengan pencapaian rekornya. Meningkatnya harga emas dunia secara drastis ini terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Jika kita menarik waktu selama satu minggu ke belakang, tepatnya pada hari Senin 10 Maret 2025, dimana hari tersebut merupakan awal pembukaan perdagangan pada minggu lalu, harga emas fisik JFXGOLD X masih menduduki posisi US$ 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram. Namun siapa sangka, dalam waktu satu minggu harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik sebanyak 2,64% per troy ounce ke posisi US$ 3.007.67 per troy ounce atau naik sebanyak Rp. 45.000 per gram. Naiknya harga emas dunia yang terjadi saat ini tidak lain dikarenakan adanya ketidakpastian global yang memicu permintaan aset safe haven mengalami peningkatan, sehingga harga emas dunia melonjak naik. Kondisi saat ini yang sulit untuk ditebak membuat para pelaku pasar sedang menunggu keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) dalam memutuskan suku bunga. “Lonjakan emas melewati batas US$3.000 per troy sons didorong oleh investor yang mencari aset safe haven mengingat kekacauan Trump di pasar saham,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia. Perjalanan emas yang berhasil mempertahankan value nya sebagai aset lindung nilai semakin kuat. Pergerakan emas yang berhasil melewati US$ 3000 per troy ounce membuktikan bahwa emas selama ini masih berperan sebagai penyimpanan nilai di masa-masa sulit, serta sebagai indikator kekuatan pasar. “Emas adalah aset yang mampu mempertahankan nilainya di bawah berbagai dislokasi ekonomi makro terbesar yang pernah kita lihat,” kata Thomas Kertsos, co-portfolio manager di First Eagle Investment Management LLC. “Kami telah melihat selama berabad-abad emas—terlepas dari volatilitasnya—selalu berbalik arah dan mempertahankan daya belinya, sekaligus menyediakan likuiditas yang signifikan.” dikutip dari Bloomberg technoz. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce Read More »

Pengaruh Tensi Politik untuk Emas Fisik JFXGOLD X

Jakarta, MetalNews Digital – Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan dan imbal hasil Treasury AS meningkat membuat harga emas dunia memasuki fase stabil. Meskipun demikian adanya ketidakpastian terkait rencana tarif Presiden terpilih AS menarik perhatian pasar. Pada tahun 2024 harga emas dunia mengalami goncangan yang luar biasa, hal ini mempengaruhi perdagangan emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Pada awal tahun 2024 harga emas fisik JFXGOLD X dibuka dengan posisi US$ 2.083,25 per troy ounce atau Rp. 1.035.585 per gram. Kenaikan harga yang terjadi pada awal tahun 2024 ini disebabkan adanya harapan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve yang dapat memangkas suku bunga pada awal Maret 2024. Tidak hanya itu, adanya permintaan aset safe haven yang cukup tinggi serta melemahnya dolar karena investor menunggu hasil pemilu AS membuat harga emas dunia mengalami lonjakan. Perdagangan awal tahun yang dibuka dengan harga tinggi akhirnya berhasil membawa harga emas fisik JFXGOLD X meningkat sebanyak 27% dalam waktu satu tahun. Lonjakan yang terjadi pada harga emas dunia tidak lain karena adanya pemotongan suku bunga acuan, aksi borong berbagai bank sentral serta tensi geopolitik yang tinggi. Beberapa faktor ini diyakini masih akan terus berlanjut pada perdagangan 2025. Dilansir dari Bloomberg Technoz, tahun ini ada penambahan sentimen baru yaitu ekspektasi kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump. Seperti misalnya penerapan bea masuk tinggi terhadap produk-produk impor akan membuat harga barang dan jasa di AS menjadi naik dan menyebabkan tekanan inflasi sehingga bank sentral sulit memberi kelonggaran ada kebijakan moneter yang lebih jauh. Meskipun begitu, sepertinya emas masih akan mendapatkan tempat tersendiri. Emas masih akan menjadi pilihan diversifikasi portofolio, melindungi dari gejolak di pasar keuangan. “Diversifikasi ke emas masih akan menjadi tren. Kami juga memperkirakan emas masih akan menarik bagi bank sentral dan para keluarga konglomerat,” kata Greg Sharenow, Manajer Portofolio di Pacific Investment Management Co, seperti dikutip dari Bloomberg News. Awal tahun 2025 emas fisik JFXGOLD X membuka perdagangannya dengan harga US$ 2.678,33 per troy ounce atau Rp. 1.370.662 per gram. Namun setelah satu minggu berlalu, harga emas fisik JFXGOLD X kembali mengalami penurunan sebanyak 0,99% dan membawa harga nya menempati posisi US$ 2.651,77 per troy ounce atau Rp. 1.357.710 per gram. Dibalik penurunan yang terjadi pada perdagangan hari ini (7/1/2024), harga emas fisik JFXGOLD X sempat mengalami kenaikan sebanyak Rp. 19.000 per gram pada perdagangannya di hari Jumat (3/1/2024). Ritme naik turun yang terjadi pada pergerakan harga emas memang sering kali membuat khawatir para investor, tetapi seperti yang diketahui bersama bahwa harga emas tidak pernah turun melainkan selalu bergerak naik. Hal inilah yang akhirnya membuat emas sebagai instrumen investasi yang cocok untuk jangka panjang.

Pengaruh Tensi Politik untuk Emas Fisik JFXGOLD X Read More »

Menunggu Pidato Chairman The Fed, Mau Dibawa Kemana Harga Emas?

Jakarta, MetalNews Digital – Membuka perdagangan bulan Desember harga emas dunia masih anjlok. Penurunan harga emas dunia tidak lain karena dampak kenaikan dolar AS pasca terpilihnya Donald Trump, kemenangan ini membawa greenback yang lebih kuat. Pelemahan harga emas yang juga terjadi pada minggu lalu didorong oleh berkurangnya minat terhadap aset safe haven yang menyusul kesepakatan gencatan senjata pada minggu ini yang ditengahi oleh AS antara Israel dan Hizbullah. Berdasarkan notulen FOMC bulan lalu, Chairman Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell akan berpidato pada Kamis (5/12/2024) pukul 01.45 WIB. Pidato ini sangat ditunggu-tunggu, saat ini para investor sedang menunggu sinyal mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Dilansir dalam CNBC Indonesia, dalam notulen dari pertemuan Federal Open Market (FOMC) pada bulan November, pejabat The Fed menyampaikan bahwa inflasi saat ini sedang lambat dan pasar tenaga kerja tetap kuat. Hal ini memungkinkan adanya pemotongan suku bunga lebih lanjut meskipun dilakukan secara bertahap. Dalam keterangan tersebut disampaikan bahwa para pejabat merasa nyaman dengan lajunya inflasi yang masih berada di atas target 2% yang ditetapkan oleh The Fed. “Dalam membahas prospek kebijakan moneter, peserta memperkirakan bahwa jika data sesuai dengan harapan, dengan inflasi yang terus menurun secara berkelanjutan menuju 2% dan ekonomi tetap berada dekat dengan kondisi pekerjaan maksimum, maka kemungkinan besar akan tepat untuk bergerak secara bertahap menuju kebijakan yang lebih netral dari waktu ke waktu,” dikutip dari notulen FOMC bulan lalu. Pelemahan harga emas dunia yang masih terjadi sampai dengan perdagangan hari ini, membawa harga fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.641.85 per troy ounce atau Rp. 1.352.594 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan minggu lalu tepatnya hari Jumat (29/11/2024) harga pada perdagangan hari ini mengalami pelemahan sebanyak 1,38% per troy ounce. Meskipun demikian jika ditarik kebelakang, pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X selama lebih dari 11 bulan ini telah berhasil mengalami kenaikan sebanyak 30%, tentunya kenaikan ini tidaklah sedikit. Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 2 Desember 2024 : Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Menunggu Pidato Chairman The Fed, Mau Dibawa Kemana Harga Emas? Read More »

Apakah Fisik Emas JFXGOLD X Berada dalam Zona Bearish?

Jakarta, MetalNews Digital – Sebagai emas yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia, fisik emas JFXGOLD X saat ini masih menjadi emas dengan harga terendah. Pada bulan November sendiri fisik emas JFXGOLD X sudah mengalami penurunan dan peningkatan yang cukup sering, dalam hitungan hari saja fisik emas JFXGOLD X berhasil mengalami kenaikan sebanyak 2,10% per troy ounce, meskipun begitu harga nya kembali turun pada perdagangan selanjutnya. Misalnya saja perdagangan hari ini Kamis (28/11/2024) harga nya menempati posisi US$ 2.641,9 per troy ounce atau Rp. 1.352.913 per gram. Harga tersebut telah mengalami pelemahan sebesar 1,6% per troy ounce sejak harga tertinggi terakhirnya pada perdagangan di hari Senin (25/11/2024). Melansir dari Bloombergtechnoz.com, secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas belum bisa keluar dari zona bearish atau kondisi di mana harga nya mengalami penurunan. Dilihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 46,41 yang menandakan bahwa RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang berada di dalam posisi bearish. Update data ekonomi terbaru di Amerika Serikat (AS) menjadi pemberat bagi laju harga emas. Tadi malam waktu Indonesia, US Bureau of Economic Analysis merilis data belanja konsumen (personal spending) di Amerika Serikat (AS) periode Oktober. “Kami melihat koreksi harga emas terjadi sebagian karena pertumbuhan personal spending. Jika konsumen masih kuat, meski berhadapan dengan inflasi, maka ada ketahanan di sana,” kata Phillip Streible, Chief Market Strategist di Blue Line Futures, sebagaimana dikutip dari Bloomberg News. Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) ragu untuk menurunkan suku bunga acuannya secara agresif. Padahal emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan lebih menguntungkan saat suku bunga turun, karena ikut menurunkan opportunity cost, lanjut Steible. Pelemahan harga emas juga terjadi karena munculnya kabar yang menyebutkan Israel-Hezbullah yang sudah semakin dekat dengan kesepakatan gencatan senjata. Dilansir dari CNBC Indonesia, pelemahan harga emas juga dipicu oleh aksi profit taking dimana ada kelelahan pembelian pasca-reli di pekan lalu. Adanya indeks dolar AS yang juga sempat terbang ke level tertinggi selama dua tahun ini semakin membebani emas. “Laporan yang menyebutkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati syarat-syarat perjanjian untuk mengakhiri konflik Israel-Hezbollah semakin menurunkan harga emas.” Tutur Daniel Ghali, analis komoditas di TD Securities, kepada Reuters. Pelemahan harga emas yang terjadi saat ini tidak serta merta memberikan tren negatif pada perdagangannya, tetapi adanya pelemahan harga justru bisa dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan transaksi pembelian, mengingat adanya kesempatan emas dunia yang akan menempati posisi tertingginya pada tahun depan.

Apakah Fisik Emas JFXGOLD X Berada dalam Zona Bearish? Read More »

Dalam Satu Minggu Harga Fisik Emas JFXGOLD X Berhasil Naik 2,85%

Jakarta, MetalNews Digital – Fisik emas JFXGOLD X kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kali ini di tengah kondisi ketegangan yang terjadi di Timur Tengah serta adanya penantian pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS), harga emas dunia bergerak melesat hingga tembus di kisaran US$ 2.700 per troy ounce. Jika dilihat berdasarkan harga pada perdagangannya pagi ini, fisik emas JFXGOLD X hanya perlu tambahan beberapa poin untuk sampai ke posisi US$ 2.800 per troy ounce, karena pada pagi hari ini Rabu (23/10/2024) harga fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$. 2.753,03 per troy ounce atau Rp. 1.383.671 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan minggu kemarin, tepatnya pada hari Senin (14/10/2024) fisik emas JFXGOLD X berhasil mengalami kenaikan sebanyak 2,85% per troy ounce atau Rp. 39.812 per gram. Seperti yang diketahui bahwa harga fisik emas JFXGOLD X sejalan dengan kondisi atau pergerakan ekonomi dunia, ada pula beberapa faktor yang mempengaruhi naiknya harga fisik emas JFXGOLD X saat ini adalah peningkatan permintaan aset safe haven yang didorong dengan ketidakpastian pemilu AS dan geopolitik di Timur Tengah, serta adanya ekspektasi kelonggaran kebijakan moneter AS lebih lanjut untuk memperkuat lonjakan fisik emas. Jika melihat pada pergerakan fisik emas JFXGOLD X selama beberapa bulan terakhir ini, JFXGOLD X telah mencapai level tertingginya sepanjang masa selama beberapa kali, capaian level tertinggi ini sudah meningkat lebih dari 30% sepanjang tahun 2024. Secara keseluruhan jika dilihat berdasarkan pergerakan fisik emas JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia, adanya tren kenaikan emas akan tetap terjaga seiring dengan ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah. Dengan situasi pasar yang tidak menentu dan kemungkinan penyesuaian lebih lanjut, harga emas akan tetap berhasil untuk menarik investor. Meskipun dipengaruhi dengan adanya dinamika geopolitik atau pergerakan nilai tukar global, namun emas memiliki potensi yang cukup kuat untuk mempertahankan posisinya sebagai lindung nilai. Dikutip dari bloombergtchnoz.com Ahli strategi komoditas ING Bank NV mengatakan “Kami percaya gambaran makro, dikombinasikan dengan permintaan safe-haven di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan perang yang sedang berlangsung di Ukraina, akan mendorong emas ke level tertinggi baru,” kata Ewa Manthey, ahli strategi komoditas di ING Bank NV. Emas kemungkinan akan berkinerja baik terlepas dari hasil pemilu AS, pungkas dia.

Dalam Satu Minggu Harga Fisik Emas JFXGOLD X Berhasil Naik 2,85% Read More »

Kisi-Kisi Untuk Peserta JFXGOLD X Gold Championship 2024! Kekhawatiran Resesi Bawa Fisik Emas JFXGOLD X Terbang Tinggi!

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X terus mengguncang pasar, hal ini lantaran pergerakan yang terjadi pada harga emas dunia terus bergerak. Misalnya pada hari ini, Senin 5 Agustus 2024, harga emas dunia kembali menyentuh posisi tinggi, hal ini membawa harga fisik emas JFXGOLD X diuntungkan oleh peningkatan permintaan emas sebagai aset safe haven di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi. Permintaan aset safe haven yang meningkat terjadi karena masyarakat menjatuhkan pilihan kepada emas di tengah ketidakpastian yang meningkat dari adanya ancaman resesi. Melansir dari CNBC Indonesia, berbicara soal kekhawatiran resesi Amerika Serikat (AS) ini muncul setelah mendapat peringatan dari indeks Saham Rule Recession yang naik ke 0,53. Indeks ini digunakan untuk identifikasi awal resesi berdasarkan tingkat pengangguran di AS. Kondisi ini membuat pelaku pasar cemas akan terjadinya resesi setelah data pasar tenaga kerja AS melambat jauh dari perkiraan selama bulan Juli 2024. Terjadinya perlambatan pasar tenaga kerja di tengah kondisi manufaktur AS yang lemah. Hal ini semakin mengkonfirmasi bahwa kondisi perekonomian AS membutuhkan booster likuiditas, salah satunya dengan pelonggaran kebijakan moneter bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) melalui pemangkasan suku bunga. Kondisi seperti ini membuat emas didukung oleh permintaan aset safe haven, dimana seperti hari ini Senin (5/8/2024) harga fisik emas JFXGOLD X menempati posisi US$ 2.445,36 per troy ounce atau Rp. 1.269.930 per gram. Melansir dari investing.com emas dunia diuntungkan oleh permintaan meningkat aset safe haven setelah serangkaian data ekonomi AS yang mengecewakan terutama pada aktivitas manufaktur dan pasar tenaga kerja mendorong kekhawatiran bahwa ekonomi terbesar di dunia ini melambat lebih cepat dari yang diperkirakan.Pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X tentunya menjadi pusat perhatian bagi peserta JFXGOLD X Gold Championship 2024. Oleh karena itu memantau pergerakan harga pasar demi mengetahui kabar terbaru daru harga fisik emas JFXGOLD X menjadi kunci bagi peserta JFXGOLD X Gold Championship 2024. Apabila peserta sudah terbiasa dengan pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X dan mengetahui kapan waktu terbaik untuk membeli atau menjual, atau bahkan untuk terus memilih mempertahankan dan menabung fisik emas, maka tidak menutup kemungkinan peserta tersebut dapat menjadi bagian dari pemenang JFXGOLD X Gold Championship 2024 periode bulan Juli. Volume Transaksi (Buy) Tertinggi : Transaksi Teraktif (Buy & Sell) Profit Akumulatif Tertinggi Note : data diatas tercatat berdasarkan update terakhir tanggal 1 Agustus 2024 05.00 WIB JFXGOLD X Gold Championship 2024 masih berlangsung sampai dengan akhir tahun 2024, oleh karena itu masih banyak kesempatan untuk meraih hadiah uang tunai ratusan juta rupiah dan membawa pulang grand prize yang bombastis! Jangan ditunda-tunda, nabung fisik emas JFXGOLD X sekarang juga!

Kisi-Kisi Untuk Peserta JFXGOLD X Gold Championship 2024! Kekhawatiran Resesi Bawa Fisik Emas JFXGOLD X Terbang Tinggi! Read More »

Fisik Emas JFXGOLD X Turun Rp. 12.000

Jakarta, MetalNews Digital – Setelah mengalami kenaikan pada perdagangannya kemarin, hari ini Rabu (10/7/2024) fisik emas JFXGOLD X mengalami pelemahan sebanyak 0,67% per troy ounce dan menempati posisi US$ 2.381.24 per troy ounce. Pelemahan harga emas dunia berhasil mematahkan pergerakan meningkatnya harga selama tiga hari secara beruntun. Pelemahan harga emas dunia pada hari selasa ini bisa menjadi awal yang buruk bagi para investor emas. Turunnya harga emas dunia diduga terjadi akibat aksi taking profit oleh sebagian investor emas. Melansir dari Bloombergtechnoz.com lonjakan harga emas dunia dipicu oleh perkembangan di Amerika Serikat (AS). Akhir pekan lalu, US Bureau of Labor Statistic melaporkan data ketenagakerjaan periode Juni. Melansir dari CNBC Indonesia adanya penurunan harga emas dunia terjadi akibat tekanan oleh reli risk-on di ekuitas dan aksi ambil untung alias taking profit oleh investor setelah emas reli tajam di sesi sebelumnya atas ekspektasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) dapat memangkas suku bunga pada bulan September. “Terlihat banyak aksi taking profit, dan ekuitas menguat sehingga menjadi sedikit faktor persaingan terhadap logam mulia,” ujar Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, dikutip dari Reuters. Pergerakan harga emas dunia mempengaruhi harga fisik emas JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia. Setelah mengalami kenaikan pada Senin kemarin (8/7/2024) hingga menempati posisi mendekati US$ 2.400 per troy ounce atau tepatnya berada di posisi US$ 2.397.31 per Troy Ounce atau Rp. 1.254.699 per gram, hari ini harga fisik emas JFXGOLD X kembali melemah sebanyak Rp. 12.285 per gram. Melansir dari bloombergtechnoz.com adanya perkembangan ini menunjukkan bahwa perekonomian Negeri Adikuasa mulai ‘mendingin’ akibat adanya kebijakan moneter yang ketat, kondisi ini membuat suku bunga acuan saat ini berada di level tertinggi dalam 22 tahun terakhir. Artinya melalui kondisi ini AS sudah butuh perlonggaran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya resesi.

Fisik Emas JFXGOLD X Turun Rp. 12.000 Read More »

Scroll to Top